Dead Space Dinilai Masih Punya Masa Depan Meski EA Mulai Kehilangan Minat

Dead Space Dinilai Masih Punya Masa Depan Meski EA Mulai Kehilangan Minat

Dead Space pernah menuai kesuksesan pada masa lalu. Kini, banyak pihak menilai game dengan genre survival horror masih diminati gamer.--thegamer.com

HARIAN DISWAY - Dead Space kembali menjadi perbincangan di industri game. Banyak pihak menilai franchise horor milik Electronic Arts itu sebenarnya masih memiliki peluang untuk bangkit.

Meski begitu, kondisi industri game modern disebut membuat masa depan Dead Space semakin sulit untuk diwujudkan.

Dead Space pertama kali dirilis pada 2008 untuk PlayStation 3, Xbox 360, dan PC. Game tersebut langsung dikenal sebagai salah satu survival horror terbaik. Berkat atmosfer mencekam dan cerita fiksi ilmiahnya.

Kesuksesan game pertama membuat Electronic Arts sempat menjadikan Dead Space sebagai proyek besar multimedia. Franchise itu bahkan melahirkan film animasi, novel, komik, hingga spin-off di Nintendo Wii.

BACA JUGA:Resident Evil Requiem Batasi Aksi Leon agar Tetap Seimbang

BACA JUGA:Resident Evil Berubah, Film Terbaru Ikut Menyimpang dari Pakem Lama


Dead Space diperkenalkan sejak 2008. Game itu langsung dikenal sebagai salah satu survival horror terbaik. --thegamer.com

Namun, arah seri mulai berubah pada Dead Space 2 dan Dead Space 3. Unsur horor perlahan digantikan dengan aksi dan fitur multiplayer. Demi mengikuti tren industri saat itu.

Perubahan tersebut justru membuat banyak penggemar kecewa. Penjualan game juga tidak memenuhi harapan Electronic Arts. Sehingga franchise tersebut akhirnya dihentikan.

Harapan sempat muncul kembali saat Dead Space Remake dirilis pada 2023 oleh Motive Studio. Versi remake itu mendapat banyak pujian.

Karena dianggap berhasil mempertahankan nuansa horor asli. Pun, memperluas cerita dan karakter utama Isaac Clarke.

BACA JUGA:Bocoran ESRB Isyaratkan Resident Evil 5 Remake Segera Diumumkan

BACA JUGA:Capcom Pamer Keunggulan Resident Evil Requiem di PS5 Pro, Performa Tembus 120 FPS

Sayangnya, meski mendapat respons positif, remake tersebut hanya terjual beberapa juta kopi. Itu belum cukup untuk membuat EA melanjutkan proyek remake Dead Space 2.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: thegamer.com