Juara Giro d’Italia 2026, Jonas Vingegaard Lengkapi Gelar Grand Tour
Jonas Vingegaard akhirnya meraih gelar juara pertamanya untuk Giro d'Italia, sekaligus melengkapi gelar Grand Tour-nya.--Mainsepeda.com
ROMA, HARIAN DISWAY – Giro d’Italia 2026 berakhir dengan kisah yang menarik. Jonas Vingegaard mengunci gelar juara overall Giro d’Italia 2026. Tapi yang tak kalah menarik, di penghujung balapan Grand Tour itu, penantian panjang Jonathan Milan akhirnya terbayar lunas pada etape terakhir Giro d'Italia 2026.
Pembalap Lidl-Trek itu sukses memenangi etape 21 yang finis di Roma, Minggu 31 Mei 2026, sekaligus meraih kemenangan etape pertamanya pada Giro tahun ini.
Sebagaimana diketahui, Giro d’Italia merupakan salah satu balap sepeda Grand Tour paling bergengsi di dunia bersama Tour de France dan Vuelta a España.
Dikutip dari Mainsepeda.com (Disway Grup) Ajang yang pertama kali digelar pada 1909 itu berlangsung selama tiga pekan dan menjadi panggung para pembalap terbaik dunia untuk memperebutkan maglia rosa, jersey merah muda yang menjadi simbol pemimpin klasemen umum.
Jonathan Milan Tampil Dominan di Etape Terakhir Giro d’Italia 2026
Milan tampil dominan dalam sprint massal yang berlangsung sengit di jalanan ibu kota Italia. Pembalap tuan rumah itu melancarkan akselerasi sekitar 150 meter sebelum garis finis pada tanjakan pendek yang menjadi penutup etape.
Kecepatannya tak mampu diimbangi para rival. Milan melesat menuju garis finis dan memastikan kemenangan yang sudah lama diburu Lidl-Trek sepanjang tiga pekan perlombaan.
Posisi kedua ditempati Giovanni Lonardi dari Polti-VisitMalta. Sementara pembalap Groupama-FDJ United, Paul Penhoet, melengkapi podium etape di urutan ketiga.
Sebaliknya, pemilik jersey ciclamino Paul Magnier dari Soudal-QuickStep gagal mendapatkan posisi ideal saat sprint penentuan dan harus puas finis di posisi ke-11.
Kemenangan tersebut menjadi penutup manis bagi Lidl-Trek yang sebelumnya berkali-kali gagal mengonversi peluang menjadi kemenangan etape. Milan sendiri beberapa kali harus mengakui keunggulan Magnier dalam duel sprint pada etape-etape sebelumnya.
“Saya sangat senang bisa mengakhiri Giro dengan cara seperti ini. Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai di Giro kali ini,” ujar Milan seusai balapan.
Ia mengakui timnya sempat melewatkan beberapa kesempatan selama perlombaan. Namun, menurutnya, semangat juang seluruh anggota tim tidak pernah surut.
“Mungkin ada beberapa etape yang bisa kami jalani lebih baik, tetapi yang terpenting adalah kami selalu memberikan yang terbaik. Kami selalu berada di depan, terus berjuang dan mencoba meraih target terbesar,” katanya.
Milan juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan setimnya yang bekerja keras sepanjang etape terakhir.
“Hari ini adalah hasil kerja tim yang luar biasa. Saya sangat senang bisa membalas kerja keras mereka dengan kemenangan ini,” tambahnya.

Selebrasi Jonathan Milan usai memenangi etape terakhir Giro d'Italia 2026.--
Pertahankan Maglia Rosa, Jonas Vingegaard Rebut Gelar Juara Umum Giro d’Italia Pertamanya
Etape penutup Giro d’Italia 2026 sempat berlangsung agresif. Sejumlah pembalap mencoba melepaskan diri di sirkuit teknikal Roma yang dipenuhi tikungan tajam, jalan berbatu, dan tanjakan pendek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: