Alisson Ungkap Perubahan Besar Brasil Sejak Kedatangan Ancelotti

Alisson Ungkap Perubahan Besar Brasil Sejak Kedatangan Ancelotti

Kiper Alisson Becker mengungkapkan bahwa kehadiran pelatih Carlo Ancelotti berhasil membawa ketenangan dan mengubah total suasana ruang ganti timnas Brasil.-Miguel Schincariol-Getty Images

BACA JUGA:Analisis Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Unggulan, Maroko Siap Mengancam

BACA JUGA:Brasil vs Mesir 2-1: Endrick Pecundangi Mohamed Salah di Uji Coba Pemungkas

Alisson Puji Peran Claudio Taffarel di Balik Konsistensinya

Selain membahas pengaruh Ancelotti, Alisson juga memberikan penghormatan khusus kepada legenda Brasil, Claudio Taffarel. 

Mantan kiper juara dunia 1994 itu kini menjadi pelatih kiper timnas Brasil dan dianggap memiliki peran besar dalam perkembangan karier Alisson.

Bagi Alisson, Taffarel bukan sekadar pelatih, tetapi juga sosok panutan sejak dirinya kecil. Ia bahkan masih mengingat momen ikonik saat Taffarel membawa Brasil lolos ke final Piala Dunia 1998 lewat adu penalti melawan Belanda.

“Salah satu kenangan terbesar saya saat kecil adalah ketika Taffarel menggagalkan penalti Belanda pada semifinal 1998,” kata Alisson.


Kiper Alisson Becker mengungkapkan bahwa kehadiran pelatih Carlo Ancelotti berhasil membawa ketenangan dan mengubah total suasana ruang ganti timnas Brasil.--Getty Images

Ia mengaku sangat bangga bisa bekerja langsung dengan idolanya tersebut, baik di timnas Brasil maupun ketika keduanya sempat berada bersama di Liverpool.

Menurut Alisson, kontribusi Taffarel di balik layar sering kali kurang mendapat perhatian publik. Padahal, sang legenda punya pengaruh besar dalam menjaga konsistensi para penjaga gawang Brasil.

BACA JUGA:Brasil vs Panama 6-2: Selecao Pesta Gol Jelang Piala Dunia 2026

BACA JUGA:Jadi Pemain Terbaik Chelsea, Kenapa Joao Pedro Dicoret dari Timnas Brasil?

“Dia membantu kami melewati masa-masa sulit dan meninggalkan warisan besar, bukan hanya sebagai pemain tetapi juga sebagai pelatih,” ujar Alisson.

Brasil sendiri akan memulai perjalanan mereka di Grup C dengan menghadapi Maroko pada Sabtu mendatang. Setelah itu, Selecao juga dijadwalkan bertemu Haiti dan Skotlandia.

Sebagai salah satu favorit juara, Brasil berharap kombinasi pengalaman Carlo Ancelotti dan kualitas skuad yang dimiliki mampu membawa mereka kembali meraih trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2002. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber