Tradisi dan Makna Festival Perahu Naga, Dirayakan Lebih dari 2.000 Tahun
Peserta Festival Perahu Naga Hong Kong 2026 dari kawasan Tai O.-Hong Kong Tourism Board-
HARIAN DISWAY - Festival Perahu Naga atau Duanwu Festival menjadi salah satu perayaan budaya tertua di dunia.
Masih bertahan hingga kini. Turun-temurun. Berlangsung setiap hari kelima bulan kelima dalam kalender Tiongkok.
Festival itu telah berlangsung lebih dari 2.000 tahun. Tidak hanya dirayakan di Tiongkok. Tetapi juga di berbagai negara.
Terutama dengan komunitas Tionghoa yang besar. Seperti Singapura, Malaysia, hingga sejumlah kota di Amerika Serikat.

Sejumlah Atlet Dayung Perahu Naga Brigif 2 Marinir mengikuti lomba dayung Perahu Naga di Long Storage Kalimati Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jawa Timur. Sabtu, 6 Mei 2023.-Boy Slamet-Harian Disway
BACA JUGA:Hong Kong Summer Fun 2026 Hadirkan Festival Perahu Naga, Tim Indonesia Ikut Berlaga!
BACA JUGA:Indonesia Tembus Target 80 Emas di SEA Games 2025, Perahu Naga Persembahkan Medali Emas yang ke-87
Tradisi itu berkembang menjadi perayaan budaya. Menggabungkan unsur sejarah, olahraga, kuliner, dan kebersamaan masyarakat. Hingga kini, Festival Perahu Naga menjadi simbol identitas budaya yang kuat.
Asal-usul festival paling dikenal berkaitan dengan sosok Qu Yuan. Ia merupakan penyair dan pejabat negara Chu. Tepatnya pada masa Periode Negara-Negara Berperang. Sekitar 475–221 sebelum Masehi.
Qu Yuan dikenal sebagai tokoh yang setia kepada negaranya. Ketika menyaksikan kemunduran negara yang dicintainya, ia memilih mengakhiri hidup. Qu Yuan menceburkan diri ke Sungai Miluo.
Masyarakat berduka. Kemudian berusaha menyelamatkan jasad Qu Yuan. Mereka mendayung perahu. Lalu melemparkan beras ke sungai. Maksudnya agar ikan tidak memakan tubuhnya.
BACA JUGA:Tunanetra Jagoan, Bikin Tim Perahu Naga di Hong Kong
BACA JUGA:Tradisi Mangzhong, Musim Sibuk Petani Tiongkok
Dari tradisi itulah muncul kebiasaan membuat dan mengonsumsi zongzi. Yang kemudian menjadi bagian penting dalam perayaan Festival Perahu Naga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: chinese culturepedia