UEFA Tolak Ikuti Jejak FIFA Soal Hydration Break, Apa Alasannya?
UEFA enggan ikuti aturan wajib jeda minum FIFA dan tetap memakai parameter cuaca khusus untuk memberlakukan hydration break di Euro 2028.--Reuters
BACA JUGA:Psikososialnya Piala Dunia: Dari Gegap Gempita Penonton ke Polarisasi Pendukung Tim
BACA JUGA:Kacau! Perlengkapan Timnas Inggris Dicuri Jelang Piala Dunia 2026 di Kansas City
"Aku memang tidak bisa ke lapangan. Tapi pemain kan bisa ke dekat bench untuk minum. Saat itulah, aku memberikan instruksi," papar Aguirre kepada AP. "Kami manfaatkan itu untuk mengoreksi apa yang salah. Bagus sih buat pelatih," ucapnya.
Perdebatan mengenai hydration break menunjukkan sulitnya mencari keseimbangan antara keselamatan pemain, kelancaran pertandingan, dan kepentingan komersial dalam sepak bola modern.
Dengan tetap mempertahankan pendekatan berbasis kondisi cuaca, UEFA tampaknya ingin memastikan bahwa jeda minum hanya digunakan ketika benar-benar diperlukan, bukan menjadi aturan yang berlaku tanpa mempertimbangkan situasi di lapangan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: sport illustrated