Hydration Break Piala Dunia 2026 Tuai Kritik, Infantino Buka Suara

Hydration Break Piala Dunia 2026 Tuai Kritik, Infantino Buka Suara

Gianni Infantino bantah tudingan cari untung dan tegaskan aturan wajib hydration break di Piala Dunia 2026 murni demi kesejahteraan pemain.-Chris Brunskill-Getty Images

HARIAN DISWAY - Presiden FIFA Gianni Infantino kembali membela kebijakan hydration break wajib yang diterapkan di setiap babak pertandingan Piala Dunia 2026

Aturan tersebut menjadi salah satu topik yang paling banyak diperdebatkan sepanjang turnamen karena dianggap mengganggu jalannya pertandingan dan membuka ruang tambahan bagi iklan televisi.

Pada edisi kali ini, FIFA mewajibkan jeda sekitar tiga menit di tengah masing-masing babak, terlepas dari kondisi cuaca di lokasi pertandingan. 

Kebijakan itu berbeda dari praktik sebelumnya, di mana hydration break hanya diberlakukan ketika suhu atau tingkat panas mencapai batas tertentu yang berpotensi membahayakan pemain.

Sejumlah suporter menilai keputusan tersebut lebih menguntungkan pemegang hak siar daripada pemain. 

BACA JUGA:Donald Trump Nongol! FIFA Pastikan Presiden AS Tampil di Final Piala Dunia 2026

BACA JUGA:Aljazair Protes ke FIFA Soal Messi dan Mac Allister, Harusnya Kartu Merah!


Penerapan wajib jeda minum FIFA di Piala Dunia 2026 dikritik pemain dan suporter karena merusak ritme laga serta berbau kepentingan iklan TV.-Eddie Keogh-Getty Images

Tidak sedikit pula penonton di stadion yang menyuarakan ketidaksetujuan mereka setiap kali pertandingan dihentikan untuk jeda minum.

Namun, Infantino membantah keras anggapan tersebut. Menurutnya, FIFA tidak memperoleh keuntungan finansial tambahan dari kebijakan itu karena seluruh kontrak komersial telah disepakati jauh sebelum turnamen dimulai.

“Tidak ada pendapatan tambahan bagi FIFA. Semua perjanjian komersial sudah ditandatangani jauh sebelumnya. Jadi ini bukan persoalan finansial bagi kami,” kata Infantino.

Ia menegaskan bahwa alasan utama di balik kebijakan tersebut adalah faktor olahraga dan kesejahteraan pemain. 

Dengan turnamen yang berlangsung selama 39 hari dan sejumlah tim berpotensi memainkan hingga delapan pertandingan, FIFA menilai waktu istirahat singkat menjadi hal yang penting.

BACA JUGA:Sejarah! Miguel Almiron Jadi 'Korban' Aturan Baru FIFA Soal Menutupi Mulut Saat Laga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber