Hydration Break Piala Dunia 2026 Tuai Kritik, Infantino Buka Suara

Hydration Break Piala Dunia 2026 Tuai Kritik, Infantino Buka Suara

Gianni Infantino bantah tudingan cari untung dan tegaskan aturan wajib hydration break di Piala Dunia 2026 murni demi kesejahteraan pemain.-Chris Brunskill-Getty Images

BACA JUGA:UEFA Tolak Ikuti Jejak FIFA Soal Hydration Break, Apa Alasannya?

“Alasan utamanya memang karena cuaca panas. Tetapi kami juga harus memahami bahwa pemain menjalani jadwal yang sangat padat. Memiliki waktu sejenak untuk beristirahat sangat penting dalam kompetisi sebesar Piala Dunia,” tambahnya.

FIFA Ingin Ciptakan Kesetaraan di Setiap Pertandingan

Selain alasan kesehatan, FIFA juga menilai hydration break wajib dapat menciptakan kondisi yang lebih adil bagi seluruh peserta turnamen. 

Menurut Infantino, perbedaan suhu di berbagai kota tuan rumah dapat memengaruhi strategi yang diterapkan oleh pelatih selama pertandingan.

Ia menilai tidak ideal jika sebuah tim mendapatkan kesempatan melakukan penyesuaian taktik karena cuaca sangat panas, sementara tim lain yang bermain dalam kondisi lebih sejuk tidak memiliki kesempatan serupa.

“Yang paling penting bagi kami adalah memastikan semua tim bermain dalam kondisi yang sama. Sulit menerima jika seorang pelatih bisa memengaruhi jalannya pertandingan karena mendapatkan kesempatan tambahan saat cuaca panas, sementara pelatih lain tidak,” ujarnya.


Di tengah kritik suporter soal jeda iklan TV, Presiden FIFA bela kebijakan hydration break wajib sebagai solusi jaga kebugaran pemain.-Dominik Bindl-Getty Images

Karena alasan tersebut, FIFA memilih menerapkan aturan yang sama di seluruh pertandingan tanpa pengecualian. Infantino bahkan percaya jeda singkat itu membantu pemain menjaga kualitas permainan hingga akhir laga.

“Hingga detik terakhir pertandingan, para pemain tetap menyerang dan bermain dengan intensitas tinggi. Mungkin saja hal itu terjadi karena mereka memiliki waktu untuk memulihkan tenaga sebelum kembali ke lapangan,” tuturnya.

BACA JUGA:Tuchel Keluhkan Posisi Fotografer, FIFA Ubah Aturan Piala Dunia 2026

BACA JUGA:Drama Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Ditolak Masuk Amerika Serikat

Meski demikian, belum ada kepastian apakah kebijakan tersebut akan dipertahankan setelah Piala Dunia 2026. UEFA sudah menyatakan tidak berencana menerapkan hydration break wajib di Liga Champions maupun Euro 2028. 

Karena itu, FIFA diperkirakan akan kembali menghadapi perdebatan serupa menjelang Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Maroko, Portugal, dan Spanyol.

Evaluasi terhadap efektivitas aturan ini kemungkinan menjadi salah satu agenda penting setelah turnamen berakhir. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber