Ekuador vs Jerman 2-1: Rekor 11 Kemenangan Beruntun Nagelsmann Ambyar!
Julian Nagelsmann pasang badan dan tegaskan kekalahan Jerman 1-2 dari Ekuador murni karena tim kurang sabar dan hilangnya ritme akibat rotasi pemain.--Getty Images
BACA JUGA:Nico Schlotterbeck Out, Jerman Dipaksa Ubah Lini Belakang Jelang Fase Gugur
BACA JUGA:Rating Pemain Jerman yang Comeback Lawan Pantai Gading, Deniz Undav Super Sub!
Kimmich Akui Ekuador Memang Lebih Layak Menang
Gelandang senior Joshua Kimmich memiliki pandangan yang senada dengan pelatihnya.
Pemain yang kini telah mengoleksi 113 penampilan bersama Jerman—menyamai rekor Philipp Lahm di daftar pemain dengan caps terbanyak—mengakui performa timnya memang menurun setelah awal pertandingan yang menjanjikan.
Menurut Kimmich, Jerman terlalu mudah kehilangan bola sehingga memberi kesempatan kepada Ekuador untuk mengembangkan permainan.
"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, tetapi setelah itu terlalu sering kehilangan bola dengan mudah. Kami justru memberi mereka kesempatan untuk berkembang dan semakin percaya diri," paparnya.

Meski Leroy Sane raih rating tertinggi (8/10), rapuhnya koordinasi lini belakang bikin Jerman takluk 1-2 di tangan Ekuador.-Jan Woitas-Getty Images
Ia menilai penampilan Jerman pada babak kedua jauh dari harapan sehingga hasil akhir tidak bisa diperdebatkan.
"Di babak kedua, saya rasa kekalahan ini memang pantas kami terima. Kami tidak mampu mempertahankan intensitas permainan seperti di awal laga."
Kekalahan tersebut memang tidak memengaruhi posisi Jerman sebagai juara Grup E, tetapi menjadi peringatan penting menjelang babak gugur.
BACA JUGA: Jerman Hancurkan Curacao 7-1, Joshua Kimmich Minta Publik Tak Jemawa!
BACA JUGA:Manuel Neuer Pastikan Pensiun dari Timnas Jerman Usai Piala Dunia 2026
Selain rekor kemenangan yang terhenti, Der Panzer juga kembali menunjukkan rapuhnya lini belakang setelah kebobolan dalam sembilan laga Piala Dunia berturut-turut.
Nagelsmann berharap evaluasi dari pertandingan melawan Ekuador dapat menjadi pelajaran berharga agar timnya tampil lebih solid saat memasuki fase yang menentukan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber