Sekda Jatim Dorong Peserta PKN LAN RI Hasilkan Kebijakan Berbasis Data di Daerah
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono saat memberi arahan peserta PKN LAN di Dishub Jatim, Kamis 25 Juni 2026-Pemprov Jawa Timur -
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Sekdaprov Jatim) Adhy Karyono menerima kunjungan lapangan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI LAN RI Tahun 2026 di Kantor Dinas Perhubungan Jatim, Kamis 25 Juni 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Adhy memaparkan sejumlah capaian membanggakan Provinsi Jawa Timur sebagai percontohan pembangunan nasional. Salah satunya keberhasilan Jatim menjaga laju inflasi di kisaran 3,8 persen.
"Pertumbuhan ekonomi kita pada triwulan I 2026 mencapai 5,96 persen. Ini tertinggi di Pulau Jawa dengan kontribusi 14,40 persen terhadap PDB nasional," ujar Adhy di hadapan peserta PKN.
Adhy menegaskan, Jawa Timur saat ini memposisikan diri sebagai "Gerbang Baru Nusantara". Peran tersebut dijalankan melalui fungsi Jatim sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus hub distribusi logistik utama menuju kawasan timur Indonesia.
BACA JUGA:Libur Lebaran Berakhir, Ini Pesan Sekdaprov Jatim
"Kami menopang kebutuhan dasar di berbagai provinsi, khususnya wilayah timur. Kekuatan kita ada di sektor pertanian, industri manufaktur, perdagangan, hingga ekosistem UMKM dan koperasi," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Adhy menekankan pentingnya policy brief yang disusun para peserta PKN. Menurutnya, kebijakan strategis tingkat pusat harus tetap berpijak pada fakta, data, dan tata kelola riil di daerah.
"Semua kebijakan pusat bermuara ke daerah. Kami berharap peserta dapat menggali praktik baik di sini, memahami dinamika lapangan, dan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang implementatif untuk menjawab tantangan nasional," tegas mantan pejabat Kemensos tersebut.
Sementara itu, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan menyinergikan pembelajaran akademik dengan realita di lapangan.
"Kami ingin memperkuat transformasi tata kelola pemerintahan untuk meningkatkan resiliensi dan daya saing bangsa di sektor ekonomi. Kombinasi teori dan praktik lapangan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang optimal," jelas Tri.
Ketua Angkatan PKN Tingkat I LXVI, Sucipto, menyambut baik arahan tersebut. Ia memastikan kunjungan lapangan ini akan menjadi bahan utama bagi para peserta dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang relevan bagi pembangunan nasional ke depan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: