Gubernur Khofifah Dorong Terwujudnya Pemimpin Transformatif, Kolaboratif dan Solutif

Gubernur Khofifah Dorong Terwujudnya Pemimpin Transformatif, Kolaboratif dan Solutif

Gubernur Khofifah saat menerima peserta PKN Tingkat I angkatan LXVI di Grahadi, Kamis, 25 Juni 2026-Humas Pemprov Jatim-

Khofifah memisalkan sosok mantan Presiden Iran, Mohammad Khatami, sebagai figur pemimpin transformatif yang mampu menghadirkan perubahan melalui pendekatan persuasif dan pembangunan kesadaran masyarakat.

Di tengah berbagai keterbatasan regulasi pada masa itu, Khatami memilih membangun perubahan melalui penguatan nilai-nilai keagamaan yang menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai mitra yang saling menghormati, melindungi, dan bekerja sama.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Dorong Transformasi Kesehatan RSUD Dr. Soetomo setelah Puncaki Peringkat Nasional SCImago

BACA JUGA:Nobar Film Jangan Buang Ibu: Gubernur Khofifah Sebut Tontonan yang Baik Bisa menjadi Tuntunan

“Pada masa itu tidak ada anggota parlemen perempuan di Iran. Jadi memang harus sesuatu yang bersifat transformatif, yang diinisiasi dan di execute oleh Kepala Pemerintahan dan itu adalah Presiden Khatami,” jelasnyi.

Khofifah menambahkan, Muhammad Khatami adalah sosok pemimpin transformasi yang juga dikenal sebagai seorang ulama, memilih melakukan transformasi pemikiran melalui diseminasi nilai-nilai keagamaan yang menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai mitra yang saling melindungi dan menghormati.

“Beliau mentransformasikan proses yang sulit sebetulnya karena menembus barikade regulasi yang tidak mudah. Kemudian beliau membangun kesadaran publik, hunna libasun lakum wa antum libasun lahunna yang bermakna bahwa kalian calon suami istri kalian harus saling memproteksi, nasihat itu tersebar dengan bahasa yang lebih soft dan menempatkan egalitarianisme,” ungkapnya.

“Selain itu, beliau juga mengedepankan prinsip wa ‘asyiruhunna bil ma’ruf yang mengajarkan pentingnya memperlakukan perempuan dengan baik dan penuh penghormatan,” katanya.

BACA JUGA:Khofifah Borong Dua Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026


Gubernur Khofifah mengajak seluruh peserta PKN Tingkat I untuk menjadi pemimpin yang mampu menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat-Humas Pemprov Jatim-

Maka, melalui referensi  Al Qur’an yang didiseminasikan secara luas itu, Khofifah mengungkap bahwa Presiden Iran Mohammad Khotami saat itu berhasil membangun cara pandang baru. Dia menilai, perubahan besar tidak selalu harus dimulai dari regulasi yang kompleks, tetapi bisa dimulai dari transformasi cara berpikir masyarakat.

Khofifah pun menilai, kepemimpinan transformatif tidak hanya berbicara tentang kewenangan dan kebijakan, tetapi juga kemampuan mempengaruhi, menginspirasi, dan membangun kesadaran kolektif untuk bergerak menuju kondisi yang lebih baik.

“Menurut saya beliau adalah pemimpin transformatif. Mereka yang mampu menemukan jalan perubahan di tengah keterbatasan. Ketika regulasi sulit ditembus, dibutuhkan pendekatan yang mampu membangun kesadaran dan perspektif baru di masyarakat,” tegasnyi.

Gubernur Khofifah mengajak seluruh peserta PKN Tingkat I untuk menjadi pemimpin yang mampu menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

BACA JUGA:Khofifah Gelontorkan Rp32,16 Miliar ke Ngawi, Perkuat Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Warga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: