Temuan Polisi, Istri Diduga Bunuh Suami di Banyumas: Akibat Selingkuh
ILUSTRASI Temuan Polisi, Istri Diduga Bunuh Suami di Banyumas: Akibat Selingkuh.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Dikutip dari CBS News, 9 Agustus 2016, berjudul Are people more likely to cheat at the ”danger age”? karya Kate Goldbaum tentang usia orang berselingkuh.
Hasil riset di Amerika Serikat (AS), orang (pria atau wanita) selingkuh tak terkait usia. Berapa pun usia bisa selingkuh.
Pada 2014, peneliti Adam L. Alter dan Hal E. Hershfield dari New York University, AS, dan University of California, Los Angeles, AS, masing-masing melakukan enam studi untuk menyelidiki perilaku orang dewasa selama ”usia akhiran 9” mereka (usia 29, 39, 49, 59 dan seterusnya), termasuk kecenderungan mereka untuk berselingkuh.
Para peneliti memperoleh data dari situs kencan online yang mirip dengan Illicit Encounters, ketika pengguna sudah terikat pernikahan.
Alter dan Hershfield menghitung jumlah total pengguna pria di situs tersebut (8.077.820) dan membandingkannya dengan jumlah pengguna pria berusia dengan angka terakhir 9 (952.176).
Mereka menemukan bahwa ada 18 persen lebih banyak pengguna dengan usia angka akhir 9 yang terdaftar dibandingkan jika pengguna situs tersebut mewakili sampel usia yang sepenuhnya acak.
Dalam enam studi tersebut, Alter dan Hershfield juga menemukan bahwa mereka yang memiliki riwayat pekerjaan 9 tahun sangat terobsesi dengan penuaan dan lebih cenderung bertanya-tanya apakah hidup mereka bermakna.
Hal itu dapat menyebabkan peningkatan perilaku yang ”menunjukkan pencarian atau krisis makna”, seperti perselingkuhan, kata para peneliti.
Orang dengan usia angka terakhir 9 mungkin galau. Sebentar lagi angka depannya (sering disebut kepala) berubah. Kepala tiga, empat, lima, dan seterusnya.
Di kasus Banyumas, tersangka berusia 61. Atau, baru saja masuk kepala enam. Tidak cocok dengan teori Alter dan Hershfield.
Dikutip dari Psychology Today, 15 Agustus 2024, berjudul When Women Cheat, It’s Usually for These 10 Reasons, karya Theresa E. DiDonato, diulas alasan perempuan selingkuh.
Mengapa perempuan berselingkuh? Karena kasih sayang? Karena balas dendam? Atau apa?
Dalam sebagian besar hubungan, pasangan secara eksplisit atau implisit setuju bahwa hubungan mereka bersifat monogami dan kesetiaan adalah syarat mutlak.
Ketika seseorang berselingkuh, mereka melanggar kesepakatan itu dan membahayakan kesehatan dan stabilitas hubungan mereka. Dianggap sebagai pelanggaran serius dalam hubungan.
Apakah alasan perempuan berselingkuh berbeda dari alasan laki-laki? Apa yang secara unik memotivasi perempuan untuk mempertaruhkan kesejahteraan hubungan mereka dengan perselingkuhan di luar pernikahan?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: