Ngenes! Tim Lain Upgrade Mesin di Silverstone, McLaren Terpaksa Bertahan dengan Mesin Lama
McLaren saat melakukan sesi Latihan Bebas pertama pada jumat 3 Juli 2026, saat gelaran Grand Prix Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. --Twitter Silverstone @SilverstoneUK
HARIAN DISWAY - Terjebak oleh problem keandalan di awal musim, McLaren terpaksa menunda ambisi mereka untuk mencicipi spesifikasi unit daya terbaru Mercedes di GP Inggris.
Di saat tim pelanggan lain seperti Alpine dan Williams mulai meningkatkan daya tempur mereka dengan mesin anyar di Silverstone, skuad asal Woking ini justru harus mengalah pada sisa masa pakai (mileage) mesin lama mereka yang belum habis.
McLaren harus bersabar setidaknya satu balapan lagi untuk mendapatkan unit daya (power unit) baru dari Mercedes. Padahal, tim pelanggan Mercedes lainnya sudah mulai memperkenalkan mesin anyar tersebut sejak sesi Latihan Bebas pertama (FP1) Grand Prix Inggris, Jumat.
Mercedes sendiri telah meluncurkan unit daya baru berbarengan dengan modifikasi boks baterai pada seri Austria akhir pekan lalu. Duo pembalap tim pabrikan Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli, menjadi yang pertama mencicipi komponen baru tersebut.
Meskipun unit daya versi terbaru ini tidak membawa peningkatan performa yang dilarang oleh regulasi ADUO (Additional Development and Upgrade Opportunities), Mercedes berfokus pada peningkatan keandalan (reliability).
BACA JUGA:Lewis Hamilton Berpeluang Cetak Sejarah Langka di F1 GP Inggris
BACA JUGA:Misteri Sayap 'Macarena' McLaren di F1 GP Austria 2026, Contek Rahasia Ferrari?
Bos Mercedes, Toto Wolff, menjelaskan bahwa pembaruan ini membuat tim bisa mengoperasikan mesin dengan lebih percaya diri. Selain itu, hilangnya efek degradasi yang biasa terjadi pada akhir masa pakai mesin lama memberikan sedikit tambahan tenaga.
"Dengan komponen baru, jarak tempuh berkurang dan rasanya sedikit lebih bertenaga (spicy). Namun, tidak ada peningkatan performa (secara regulasi) di dalamnya, dan saat ini kami belum merencanakan peningkatan apa pun," ujar Toto Wolff.
Distribusi Bertahap untuk Tim Pelanggan
Unit daya spesifikasi terbaru ini mulai didistribusikan kepada tim-tim pelanggan Mercedes di Silverstone akhir pekan ini, meski belum diterapkan di semua mobil.

Lando norris, saat memeriksa mobil McLaren nya--Twitter Holiness @F1BigData
Sebagai contoh, Alpine memasang mesin pembakaran internal (ICE) dan turbo baru pada mobil Pierre Gasly dan Franco Colapinto. Bagi mereka, ini akan menjadi mesin ketiga yang digunakan sepanjang musim ini.
Di kubu Williams, Carlos Sainz juga terpaksa menggunakan ICE baru setelah mengalami kerusakan komponen yang membuatnya tersingkir di GP Austria akhir pekan lalu.
Sementara itu, rekan setimnya, Alex Albon, tetap bertahan dengan konfigurasi lama untuk saat ini. Albon baru saja memasang unit daya baru di GP Spanyol, setelah kecelakaan dengan Oscar Piastri di GP Kanada memaksanya melakukan pergantian prematur.
BACA JUGA:Trik Cerdik Ferrari di F1 GP Austria 2026: Pakai 'Sandbagging' dan Pasang Pembalap Rookie!
BACA JUGA:Teknologi F1 Menembus Medan Perang: Mantan Desainer McLaren Racik Drone Tempur Inggris!
Alasan McLaren Belum Ganti Mesin
McLaren sebenarnya memiliki jadwal pergantian yang serupa dengan tim pelanggan Mercedes lainnya saat beralih ke unit daya kedua di Miami. Namun, mereka belum akan mengambil langkah serupa untuk spesifikasi terbaru ini.
Diketahui bahwa Mercedes telah menginformasikan kepada McLaren bahwa mesin yang mereka gunakan saat ini masih memiliki masa pakai (mileage) yang cukup, sehingga belum mendesak untuk diganti.
Hal ini merupakan imbas dari masalah keandalan di awal musim, termasuk kegagalan McLaren memulai balapan ganda di GP China, yang membuat mereka tertinggal dalam hal akumulasi jarak tempuh.
Sebagai informasi, keputusan mengenai waktu pengenalan komponen unit daya baru diambil secara bersama-sama oleh produsen dan tim pelanggan. Keputusan ini dipengaruhi oleh ketersediaan suku cadang, sisa jarak tempuh, serta strategi tim.
Jika melihat data jarak tempuh seluruh mobil sepanjang musim 2026, McLaren memang tertinggal jauh dari tim pelanggan lainnya. Alpine, misalnya, yang sudah beralih ke unit daya baru akhir pekan ini, telah menempuh jarak tambahan lebih dari 1.200 km sehingga lebih membutuhkan mesin baru.
Jika McLaren mampu memaksimalkan jarak tempuh mesin mereka secara signifikan di Silverstone akhir pekan ini, mereka hampir dipastikan baru akan menggunakan mesin ketiga pada balapan berikutnya di Belgia.
Kesenjangan Pengetahuan Mulai Menipis
Pengenalan unit daya baru secara bertahap ini sempat memicu spekulasi di awal tahun bahwa tim pabrikan sengaja mencari keuntungan lewat regulasi yang berlaku. Kompleksitas regulasi mesin 2026 dinilai memberi keuntungan bagi produsen karena mereka jauh lebih maju dalam memahami sistem dibandingkan tim pelanggan.
Meski sempat memicu kekhawatiran, bos tim Williams, James Vowles, menilai bahwa perbedaan pemahaman tersebut kini mulai terkikis.
"Kesenjangan itu sekarang semakin mengecil. Jika Anda membandingkannya dengan Melbourne dan Shanghai, apa yang Anda lihat di trek lain menunjukkan bahwa jarak antara apa yang mampu kami ekstrak dan apa yang mereka (tim pabrikan) ekstrak kini semakin menipis," kata James Vowles.
"Dan perlu diperjelas, itu adalah tanggung jawab kami sebagai organisasi. Ini adalah proses belajar yang harus kami lalui," Pungkasnya.
Vowles juga menegaskan bahwa ia sepenuhnya memahami tantangan keandalan yang dihadapi Mercedes dan menepis anggapan bahwa sang produsen sengaja mempersulit tim pelanggan.
"Mercedes adalah yang terbaik dalam urusan ini. Saya tetap memegang opini tersebut. Saya tidak ragu sama sekali dalam situasi ini. Keandalannya akan meningkat, saya yakin itu. Begitu juga dengan cara kerjanya."
"Tidak ada niat sengaja untuk mempersulit hidup kami. Ini murni karena unit daya 2026 sangat kompleks dan butuh waktu untuk memahaminya secara keseluruhan," pungkas Vowles.
Daftar Total Jarak Tempuh Mobil 2026 (Hingga Seri Austria):
- Ferrari – 12.235 km
- Mercedes – 11.548 km
- Alpine – 11.165 km
- Haas – 10.912 km
- Red Bull – 10.486 km
- Racing Bulls – 10.327 km
- McLaren – 10.267 km
- Audi – 10.053 km
- Williams – 10.040 km
- Cadillac – 8.121 km
- Aston Martin – 7.932 km(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: