Penataan Kawasan Kali Tebu, Warga Bulak Benteng Kini Bebas dari Teror Gengster Malam Hari
Kawasan Kali Tebu yang terletak di Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran (berbatasan dengan Bulak Banteng), kini telah berubah menjadi koridor jalan yang estetik dan rapi melalui penataan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya, Selasa, 7-Humas Pemkot Surabaya-
Senada dengan Ketua RT, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Bulak Banteng, Abdul Aziz, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Wali Kota Eri Cahyadi beserta seluruh jajaran yang telah memberikan atensi besar pada kawasan ini.
BACA JUGA:Cegah Jukir Nakal di Surabaya, Sistem Parkir CCTV Berbasis AI Mulai Diuji Coba
BACA JUGA:Dishub Surabaya Tingkatkan Kompetensi Juru Parkir Melalui Diklat
Menurut Abdul Aziz, sebelum adanya penertiban, sepanjang bantaran kali tersebut dipenuhi oleh tumpukan rongsokan dan parkir liar yang membuat kawasan menjadi sangat kumuh.
“Alhamdulillah, kami merasa senang sekali karena sekarang Bulak Banteng punya jalan yang bagus. Dulu kawasan ini sangat kumuh dan kotor, sampai-sampai orang enggan lewat sini. Atas permintaan warga untuk penertiban dan pelebaran jalan, hasilnya sekarang bisa kita nikmati bersama, sangat bagus," ujar Abdul Aziz.
Meski pembangunan jalan belum sepenuhnya rampung 100 persen, Abdul Aziz menegaskan bahwa manfaatnya sudah sangat terasa. Ia juga berharap proyek infrastruktur ini dapat terus berlanjut.
"Jalan ini kan mentok di Jembatan Kedinding. Mudah-mudahan pembangunannya tidak berhenti di sini, karena masih ada satu jembatan lagi di pojok utara yang perlu ditata," tambahnya.

Masyarakat kini dapat lewat di Jalan Kali Tebu dengan aman-Humas Pemkot Surabaya-
Dampak positif penataan Jalan Kali Tebu ini juga dirasakan langsung oleh para pelaju atau pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan tersebut. Warga Semampir yang sehari-hari bekerja di daerah Bulak Banteng, Feris mengaku kini bisa berkendara tanpa rasa takut. Lantaran, jalan sudah beraspal dan memiliki dua jalur yang aman untuk pengendara.
“Saya sebagai warga Surabaya Utara yang biasa lewat Jalan Kali Tebu sangat senang dengan perubahan jalan yang lebih bagus. Sekarang kalau lewat sini sudah tidak ada rasa takut karena penerangannya sudah banyak," ungkap Feris.
Ia juga menyelipkan pesan dan imbauan kepada warga Bulak Banteng agar bersama-sama menjaga penataan yang telah dilakukan.
“Saya mengajak warga Bulak Banteng supaya tetap menjaga kebersihan dan lingkungannya, agar para pengendara yang lain juga bisa terus melintas dengan nyaman," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: