Mesir Tersingkir, Hossam Hassan dan Ziko Semprot Wasit: Ini Sudah Diatur!
Geram Mesir kena comeback Argentina 2-3, Hossam Hassan tuding laga 16 besar Piala Dunia 2026 telah diatur demi loloskan sang juara bertahan.--Getty Images
BACA JUGA:Australia vs Mesir 1-1 (Pen 2-4), The Pharaohs Ukir Sejarah Lolos ke 16 Besar
BACA JUGA:Mesir vs Iran 1-1, Mo Salah dkk Kunci Tiket ke Fase Gugur Piala Dunia
Soroti VAR dan Putuskan Tak Lagi Menonton Sisa Piala Dunia
Kemarahan Hassan terutama dipicu oleh dua insiden kontroversial. Yang pertama adalah gol Mesir yang dianulir setelah VAR menilai Marwan Attia melakukan pelanggaran terhadap Lisandro Martinez.
Insiden kedua terjadi menjelang gol kemenangan Argentina, ketika kubu Mesir menilai Alexis Mac Allister menarik baju Hamdy Fathy di kotak penalti. Wasit tidak memberikan penalti dan VAR juga tidak melakukan peninjauan ulang.
Menurut Hassan, keputusan tersebut menjadi titik balik yang sangat merugikan timnya.
"Kami tidak melihat adanya rasa hormat ataupun sportivitas. Penalti kami diabaikan dan bahkan tidak diperiksa melalui VAR. Gol kedua kami juga dianulir. Semua orang melihat baju pemain kami ditarik, tetapi tidak ada pemeriksaan sama sekali," ujarnya.

Soroti standar ganda VAR yang rugikan The Pharaohs, Hassan sebut kehancuran Mesir di menit akhir akibat keputusan wasit yang tidak adil.--@appiecule-X
Pada pertandingan tersebut, Mesir sebenarnya juga sempat lolos dari kebobolan lebih awal ketika Mostafa Shobeir menggagalkan eksekusi penalti Lionel Messi.
Namun Hassan menilai kesalahan terbesar justru datang dari pihak yang bertugas mengambil keputusan.
"Kalaupun gol-gol itu lahir karena kesalahan kami, kesalahan terbesar adalah ketika kami tidak mendapatkan hak yang seharusnya diberikan oleh orang-orang yang membuat keputusan," sesal Hassan.
BACA JUGA:Selandia Baru vs Mesir 1-3: Raih 3 Poin Perdana, The Pharaohs Puncaki Grup G Piala Dunia 2026
BACA JUGA:Persaingan Sengit Grup G Piala Dunia 2026: Iran, Selandia Baru, Belgia, dan Mesir Punya Poin Kembar!
Pelatih berusia 59 tahun itu mengaku sangat terpukul karena merasa kekalahan tersebut bukan murni akibat permainan di lapangan.
"Saya adalah orang yang sangat tidak suka kalah. Apalagi jika kekalahan itu terasa tidak adil seperti hari ini. Kepada para suporter saya hanya bisa mengatakan jangan terlalu bersedih. Kami benar-benar ingin memberi mereka kebahagiaan," sambung pelatih Mesir itu.
Sebagai bentuk protes, Hassan bahkan menyatakan tidak akan mengikuti sisa pertandingan Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber