Peta BMKG 7 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Indonesia Berstatus Sangat Mudah Terbakar

Peta BMKG 7 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Indonesia Berstatus Sangat Mudah Terbakar

Petugas BPBD melakukan pemadaman kebakaran hutan di Pasirian, Lumajang. BMKG memetakan wilayah Indonesia dalam kondisi sangat mudah terbakar berdasarkan parameter FFMC -BNPB-

HARIAN DISWAY — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Direktorat Meteorologi Publik merilis data grafik Fine Fuel Moisture Code (FFMC) atau tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah wilayah Indonesia.

Berdasarkan hasil observasi yang berlaku pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 06.00 UTC, sebagian besar wilayah Indonesia terpantau didominasi oleh zona merah yang menunjukkan kategori sangat mudah terbakar.

Kondisi kering di lapisan atas permukaan tanah ini meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara signifikan di berbagai pulau besar.

Berdasarkan sebaran peta grafik BMKG, wilayah Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) hampir seluruhnya tertutup oleh warna merah menyala, menandakan status Sangat Mudah terjadi kebakaran. Hanya sebagian kecil wilayah pegunungan atau dataran tinggi terisolasi yang menunjukkan warna kuning (Mudah) atau hijau (Tidak Mudah).

Kondisi yang hampir serupa terlihat di Pulau Sumatra. Wilayah bagian tengah hingga selatan, mulai dari Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, hingga pesisir barat Sumatra didominasi oleh zona Sangat Mudah terbakar. Sementara itu, zona Aman (biru) dan Tidak Mudah (hijau) terpantau masih tersisa di sebagian kecil wilayah Aceh dan Sumatra Utara bagian barat.

BACA JUGA:Karhutla Melanda Perbukitan Batu Kodok Situbondo, 4 Hektare Lahan Ilalang Hangus Terbakar

BACA JUGA:El Nino Mengancam, BMKG Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca Antisipasi Karhutla di Sumatra Selatan

Untuk Pulau Kalimantan, wilayah Kalimantan Barat bagian selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, hingga Kalimantan Timur bagian selatan dipenuhi oleh warna merah. Sebaliknya, wilayah Kalimantan Utara dan sebagian Kalimantan Barat bagian utara terpantau masih berada dalam kategori Aman (biru) dan Tidak Mudah (hijau).


Peta indeks FFMC BMKG Juli 2026, warna merah menunjukkan skala lantai hutan yang sangat mudah terbakar -BMKG-

Bergeser ke timur, Pulau Sulawesi juga menunjukkan kerentanan tinggi. Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Sulawesi Utara didominasi status Sangat Mudah. Area berstatus Aman hanya menyisakan koridor kecil di wilayah pegunungan Sulawesi Tengah.

Sementara itu, wilayah Kepulauan Maluku dan Pulau Papua menampilkan sebaran yang cukup kontras. Bagian selatan Papua dan wilayah pesisir utaranya terpantau masuk dalam zona merah (Sangat Mudah).

BACA JUGA:Kebakaran Hutan Terjadi di Jatim dan Kaltim, BNPB Imbau Warga Waspada Musim Kemarau

BACA JUGA:Penanganan Hari Ketujuh Kebakaran TPA Jatiwaringin, Progres Pemadaman Capai 45 Persen

Namun, wilayah dataran tinggi tengah Papua atau kawasan pegunungan tengah terpantau masih sangat aman dengan dominasi warna biru, dikelilingi lapisan hijau (Tidak Mudah) dan kuning (Mudah).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: