Era Baru Formula 1 Bikin Peluang BYD Kian Terbuka, Akankah Segera Bergabung?
BYD menuju Formula 1? Rumor kian menguat setelah nama Christian Horner dikaitkan dengan proyek tim asal China. Meski begitu, raksasa otomotif tersebut menegaskan tak ingin masuk F1 hanya untuk menjadi sponsor.-@deltazamanif1-X
HARIAN DISWAY – Rumor mengenai masuknya BYD ke Formula 1 kembali mencuat dalam beberapa pekan terakhir. Kali ini, nama raksasa otomotif asal Tiongkok itu dikaitkan dengan proyek yang disebut-sebut melibatkan mantan bos Red Bull Racing, Christian Horner.
Spekulasi tersebut langsung menarik perhatian publik. Pasalnya, BYD saat ini merupakan salah satu produsen kendaraan energi baru terbesar di dunia dengan kekuatan modal dan teknologi yang tak bisa diragukan.
Momentum itu datang pada waktu yang tepat. Formula 1 mulai musim 2026 tak lagi hanya mengandalkan raungan mesin V6 turbo, tetapi juga memberi porsi yang jauh lebih besar bagi tenaga listrik hingga hampir 50 persen dari total output mobil.
Dipadukan dengan penggunaan 100 persen bahan bakar berkelanjutan, arah baru F1 dinilai semakin selaras dengan ambisi BYD sebagai salah satu pemimpin industri kendaraan energi baru dunia.
BACA JUGA:Setahun Setelah Christian Horner Dipecat, Red Bull Racing Tak Lagi Sama
BACA JUGA:Max Verstappen dan McLaren Makin Dekat? Rumor Kepindahan 'Sang Pembalap Bintang' Kembali Memanas
Rumor Berawal dari Christian Horner
Rumor mengenai BYD bermula dari laporan yang mengaitkan Christian Horner dengan proyek Formula 1 berbasis di Tiongkok. Horner disebut sebagai sosok yang dipertimbangkan untuk memimpin proyek tersebut berkat rekam jejaknya bersama Red Bull Racing.
Selama hampir dua dekade, Horner berhasil membawa Red Bull menjadi salah satu tim tersukses di Formula 1. Pengalamannya membangun tim dari penantang menjadi juara dunia membuat namanya dianggap ideal untuk proyek baru.
Di tengah spekulasi itu, nama BYD ikut muncul sebagai kandidat investor utama. Perusahaan tersebut dinilai memiliki sumber daya yang cukup untuk membangun tim Formula 1 maupun mengakuisisi tim yang sudah ada.
Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari BYD maupun Christian Horner.
BACA JUGA:FIA Selidiki Sayap 'Macarena' Red Bull Usai Kecelakaan Max Verstappen di GP Inggris
BACA JUGA:F1 Bakal Pakai Mesin V8 Lagi di Musim 2031, Suara Ganasnya Siap Kembali!
BYD Tak Ingin hanya Menempelkan Logo
Pemantik rumor ini juga berasal dari BYD yang memberikan pernyataan bahwa mereka tak mau masuk F1 sekadar menempel logo. Di balik rumor tersebut, BYD sebenarnya sudah pernah menjelaskan pandangannya tentang Formula 1.
Sikap perusahaan itu bahkan berbeda dari sebagian besar produsen otomotif lainnya. Vice President BYD, Stella Li, menegaskan bahwa perusahaan tidak akan mengikuti Formula 1 hanya untuk menjadi sponsor. Menurutnya, BYD tidak ingin sekadar menempelkan logo pada bodi mobil balap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: