Kebakaran Terburuk dalam Dua Dekade di Thailand: Bunga di Keyboard, Pengingat 27 Nyawa

Kebakaran Terburuk dalam Dua Dekade di Thailand: Bunga di Keyboard, Pengingat 27 Nyawa

KARANGAN BUNGA KECIL diletakkan di atas keyboard, Minggu 13 Juli 2026. Pemain musiknya meninggal dunia dalam kebakaran pada Sabtu 12 Juli 2026.-LILLIAN SUWANRUMPHA-AFP-

Rong Beer Na Lat Pharo, sebuah bar di pinggiran Bangkok, benar-benar hot, Minggu malam, 12 Juli 2026. Bukan karena penampilan musik dan hiburannya. Tapi, api benar-benar melahap tempat asyik-asyik tersebut. Sebanyak 27 orang meregang nyawa. Sementara…

KEYBOARD itu sudah tak bisa lagi mengeluarkan nada. Sebagian tutsnya hangus. Rangkanya menghitam. Di atasnya, seseorang meletakkan bunga.

Bunga-bunga itu menjadi penghormatan terakhir untuk Kwang, pemain keyboard yang tak pernah lagi menyelesaikan lagu terakhirnya.

Minggu malam, 12 Juli 2026.

Musik semula menguasai Rong Beer Na Lat Phrao, sebuah bar dan restoran di pinggiran Bangkok, Thailand. Orang-orang datang untuk menikmati malam. Sebagian bercakap. Sebagian lagi mengikuti irama band yang sedang tampil di atas panggung.

BACA JUGA:Korban Tewas Rombongan Biksu Ditabrak Anak 11 Tahun di Thailand Bertambah Menjadi 10 Orang

BACA JUGA:Anak 11 Tahun Setir Pikap Tabrak Rombongan Biksu di Thailand, 9 Orang Tewas

Lalu lampu padam…

Hanya dalam beberapa saat, asap mulai muncul dari rangkaian listrik di dinding belakang panggung.

Athipat "Ice" Wijarn melihatnya lebih dulu. Band-nya sedang memainkan lagu ketika neraka itu datang. Kami melihat asap keluar dari rangkaian listrik di dinding belakang," kenangnya. Tak lama kemudian terdengar ledakan.

Athipat merangkak menuju pintu keluar. Ia tak lagi berpikir tentang panggung. Tak lagi memikirkan alat musik. Hanya satu naluri yang tersisa. Bertahan hidup.

"Ada ledakan. Bagian belakang kepala saya terkena hantaman. Saya merasakan panas dan tubuh saya seperti terbakar," tuturnya. Video di media sosial memperlihatkan api yang menyembur dari dalam bar. Seperti ada naga yang mengamuk di dalamnya…

Athipat selamat. Tapi, dua orang yang setiap malam berdiri bersamanya tidak. 


REGU PENYELAMAT membawa tubuh salah seorang korban kebakaran di Bangkok, Sabtu 12 Juli 2026.-CHANAKARN LADSARAKHAM-AFP-

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: