Thomas Tuchel Bela Taktiknya Usai Inggris Disingkirkan Argentina di Semifinal
Tak menyesal pakai taktik bertahan setelah unggul, Thomas Tuchel siap tanggung jawab penuh atas kekalahan 1-2 Inggris dari Argentina.--Getty Images
Data pertandingan menunjukkan Inggris hanya menguasai sekitar 12 persen penguasaan bola sejak gol Gordon hingga Lautaro mencetak gol kemenangan.
Menurut Tuchel, keinginannya untuk mencari gol kedua tetap ada, tetapi situasi di lapangan tidak memungkinkan.
"Tentu kami ingin mencetak gol kedua, tetapi itu sulit jika kami tidak bisa menguasai bola. Saya tidak merasa pergantian pemain yang lebih menyerang akan mengubah keadaan," ungkapnya.

Aksi penyerang sekaligus kapten Argentina, Lionel Messi (kiri), ketika berduel dengan gelandang Inggris, Elliot Anderson (kanan). Kamis, 16 Juli 2026.--Instagram @afaseleccion
Ia juga menilai masalah utama bukan terletak pada perubahan formasi. Melainkan karena timnya semakin pasif, sehingga gagal merebut kembali penguasaan bola.
BACA JUGA:Tuchel Kritik Timnas Inggris, Jude Bellingham Enggak Terima
BACA JUGA:Tuchel Keluhkan Posisi Fotografer, FIFA Ubah Aturan Piala Dunia 2026
"Kami tetap bermain dengan struktur yang sama, tetapi kami menjadi semakin pasif. Kami tidak bisa memenangkan duel maupun menjaga bola. Pertandingannya berubah sepenuhnya, bukan karena masalah taktik," jelasnya.
Meski memahami kritik yang bermunculan setelah kekalahan tersebut, Tuchel mengaku menghormati setiap pendapat. "Aku paham setelah pertandingan akan ada jutaan orang yang merasa tahu keputusan terbaik," katanya.
Di sisi lain, Tuchel memastikan kekalahan di semifinal tidak akan mengubah komitmennya bersama Inggris. Ia menegaskan akan tetap melanjutkan pekerjaannya hingga Euro 2028 sesuai kontrak yang telah diperpanjang sebelum Piala Dunia dimulai.
"Kami akan terus melangkah dengan kontrak yang berlaku hingga Euro 2028. Saat ini memang sulit memikirkan masa depan karena kami baru saja kalah, tetapi saya menantikan tantangan berikutnya," pungkas Tuchel. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber