Serangan AS Hantam Iran Selatan, 30 Orang Warga Sipil Tewas
Serangan AS terhadap pangkalan militer Iran. -CENTCOM-X
HARIAN DISWAY – Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangkaian serangan ke wilayah selatan Iran sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari, 15-16 Juli 2026.
Menurut Komando Sentral AS (CENTCOM), serangan tersebut bertujuan untuk melemahkan kemampuan militer Iran yang diklaim digunakan untuk mengancam pelayaran di Selat Hormuz.
Iran menyatakan bahwa serangan-serangan terbaru Amerika Serikat tidak hanya menyasar fasilitas militer, tetapi juga infrastruktur sipil di sejumlah provinsi, termasuk beberapa lokasi di wilayah selatan negara itu.
Dikutip dari Mehr News, ledakan terjadi di beberapa kawasan seperti Ahvaz, Bandar Abbas, Qeshm, dan Chabahar, serta memaksa evakuasi darurat sebuah rumah sakit kanker anak di Ahvaz.
Di Ahvaz, Wakil Gubernur Bidang Keamanan Provinsi Khuzestan mengonfirmasi sedikitnya lima proyektil menghantam wilayah tersebut. Salah satu serangan jatuh di dekat Rumah Sakit Baghaei, pusat perawatan kanker khusus anak.
Ledakan memecahkan kaca rumah-rumah di sekitar lokasi dan memicu kepanikan keluarga pasien yang bergegas menuju rumah sakit.
BACA JUGA:Iran Klaim Hancurkan Hanggar Jet Tempur dan Drone AS di Yordania dalam Operasi Nasr-2
BACA JUGA:Iran Balas Serangan AS, IRGC Klaim Hantam Sejumlah Pangkalan Militer Amerika di Negara-Negara Teluk
Ledakan juga terdengar di Pulau Qeshm, dengan intensitas serangan dilaporkan meningkat menjelang fajar. Sejumlah ledakan disebut berasal dari wilayah pesisir serta perairan Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Iran dan AS berbalas serangan sejak Selasa hingga Kamis, dipicu jatuhnya helikopter Apache AH-64E yang ditembak jatuh Iran di Selat Hormuz -Mehr News Agency-
Di Provinsi Sistan dan Baluchestan, tiga ledakan besar dilaporkan terjadi di Chabahar, disusul ledakan lainnya di Rask dan kota pelabuhan Konarak.
Menurut pejabat Iran, serangan terbaru menghantam berbagai lokasi dan menyebabkan jatuhnya korban sipil, sehingga memicu putaran baru operasi balasan oleh Angkatan Bersenjata Iran.
Juru bicara Pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani melalui postingan di X, menyatakan bahwa lebih dari 30 warga sipil tewas dalam serangkaian serangan baru-baru ini di wilayah selatan negara tersebut.
BACA JUGA:Panas Lagi! Iran dan AS Saling Serang di Selat Hormuz, Kesepakatan Gencatan Senjata Terancam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: