Sanctum, Retret Terapi Alam di Hutan Lithuania yang Menyatu dengan Lanskap

Sanctum, Retret Terapi Alam di Hutan Lithuania yang Menyatu dengan Lanskap

Sanctum, tempat peristirahatan alam yang terletak di tengah hutan.-Leonas Garbačauskas-dezeen.com

Bangunan utama Sanctum mengelilingi halaman tengah. Keberadaannya diapit aula serbaguna dan ruang makan.

Deretan kabin tamu di sisi timur dan barat membentuk siluet atap bergerigi. Itu yang menjadi ciri khas kompleks tersebut.

Ruang makan menggunakan dinding kaca penuh. Sehingga menghadirkan pemandangan langsung ke alam sekitar.

BACA JUGA:Toko Buku dengan Arsitektur Bergaya Terbuka di Kopenhagen, Dekatkan Dunia Desain kepada Publik

BACA JUGA:Zaha Hadid Architects Rancang Hunian Futuristis, Dilengkapi Balkon Menggantung dan Sistem Ramah Lingkungan

Sementara itu, aula utama dirancang lebih privat. Melalui lapisan kayu yang mengurangi cahaya. Sekaligus membatasi pandangan dari halaman tengah.

Koridor kayu mengelilingi halaman maupun bagian luar bangunan. Area tersebut berfungsi sebagai serambi, jalur penghubung, sekaligus ruang transisi.

Struktur itu menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Terutama ketika berpindah dari satu area ke area lain.

Bagian luar bangunan menggunakan kayu hitam dan tembaga. Materi itu dipilih karena punya kekhasan. Yakni mampu berubah secara alami seiring bertambahnya usia.


Bagian interior Sanctum dilapisi kayu berwarna pucat. Menambah kesan klasik dan alami.-Leonas Garbačauskas-dezeen.com

BACA JUGA:Boathouse Beratap Ilalang di Suffolk, Padukan Arsitektur Tradisional dan Tahan Banjir

BACA JUGA:5 Sentuhan Dekorasi Earthy Bikin Rumah jadi Hangat dan Menenangkan

Sementara interiornya didominasi kayu berwarna terang. Dengan kolom dan balok kayu yang dibiarkan terekspos.

Di sisi barat daya kawasan, Arches juga membangun Herb Villas. Yaitu tujuh unit apartemen tambahan. Semuanya menghadap langsung ke kawasan hutan.

Setiap unit memiliki teras terbuka. Sehingga penghuni dapat menikmati suasana alam. Bahkan terasa sangat dekat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: dezeen.com