Sanctum, Retret Terapi Alam di Hutan Lithuania yang Menyatu dengan Lanskap
Sanctum, tempat peristirahatan alam yang terletak di tengah hutan.-Leonas Garbačauskas-dezeen.com
HARIAN DISWAY - Studio arsitektur Arches menghadirkan sebuah retret terapi alam. Namanya Sanctum. Lokasinya di tengah kawasan hutan dekat Bezdonys, Lithuania.
Kompleks itu dirancang untuk menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam. Melalui perpaduan arsitektur, lanskap, serta ruang-ruang untuk meditasi dan yoga.
Sanctum terdiri atas deretan kabin beratap pelana curam. Tiap sisinya dilapisi kayu berwarna hitam dan tembaga.
Selain kamar tamu, kawasan tersebut juga dilengkapi ruang serbaguna. Bisa digunakan untuk yoga, meditasi, seminar, hingga berbagai aktivitas healing berbasis alam.
BACA JUGA:Tom Kneepkens Rancang Vila Hutan yang Menyatu dengan Pepohonan di Belanda
BACA JUGA:Neri&Hu Bungkus Hotel Hong Kong dengan Fasad Terakota Bak Urban Tapestry
Menurut Arches, fokus utama proyek itu mengutamakan tata letak bangunan. Dirancang khusus agar mampu meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap lingkungan sekitar.

Bangunan Sanctum yang terdiri dari serangkaian bentuk kayu beratap pelana.-Leonas Garbačauskas-dezeen.com
Seluruh struktur Sanctum dibangun menggunakan cross-laminated timber (CLT). Ditempatkan mengikuti posisi pepohonan yang telah ada sebelumnya.
Jalur masuk yang dipenuhi pohon birch. Itu mengarahkan pengunjung menuju halaman utama. Di tengah halaman tersebut berdiri sebuah pohon ek tua. Sengaja dipertahankan sebagai pusat kawasan.
Menurut Arches, Sanctum dirancang agar maknanya muncul secara bertahap. Yakni melalui pengalaman penghuni, perubahan cahaya, serta pergantian musim.
BACA JUGA:The Veggery di Barbican London, Rumah Kaca Komunitas Terinspirasi Atap Ikonik
BACA JUGA:Liz Gálvez Hadirkan Paviliun Peneduh di Los Angeles, Tawarkan Alternatif Pendingin Udara
Dengan pendekatan tersebut, pengunjung tidak hanya melihat bangunan di tengah hutan. Tetapi benar-benar merasakan keberadaan hutan. Sebagai bagian utama dari pengalaman menginap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: dezeen.com