FIFA Selidiki Kericuhan Final Piala Dunia 2026, Gavi Malah Minta Argentina Tak Dihukum
Selebrasi juara Spanyol diwarnai bentrokan fisik dengan pemain Argentina hingga memicu penyelidikan resmi dari komite disiplin FIFA.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Gelandang timnas Spanyol, Gavi, meminta FIFA tidak memberikan hukuman berat kepada para pemain Argentina yang terlibat dalam kericuhan seusai final Piala Dunia 2026.
Meski menjadi salah satu pemain yang terdampak dalam insiden tersebut, bintang Barcelona itu menilai emosi yang memuncak di laga sebesar final Piala Dunia masih merupakan bagian dari kerasnya persaingan di lapangan.
Kericuhan pecah setelah peluit panjang pertandingan berbunyi di Stadion MetLife, New Jersey. Insiden bermula ketika Nahuel Molina dilaporkan mendorong Rodri, yang kemudian memicu bentrokan antarpemain kedua tim.
Dalam kekacauan tersebut, Leandro Paredes terekam terlibat kontak fisik dengan Eric Garcia sebelum menjatuhkan Gavi ke lapangan.
Situasi baru mereda setelah sejumlah pemain dan staf, termasuk pelatih Argentina Lionel Scaloni, turun tangan melerai.
Meski FIFA tengah mempertimbangkan kemungkinan sanksi disiplin terhadap para pemain yang terlibat, Gavi justru memilih meredam suasana.
BACA JUGA:Pemain Argentina Serang Gavi dkk Usai Final Piala Dunia 2026, FIFA Buka Investigasi
BACA JUGA:Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Catat Rekor 38 Laga Tak Terkalahkan

FIFA resmi usut tuntas kericuhan antar pemain Spanyol dan Argentina yang pecah sesaat setelah peluit akhir final Piala Dunia 2026.-Marvin Ibo Guengoer-Getty Images
Saat menghadiri acara penyambutan di kampung halamannya, Los Palacios y Villafranca, ia menegaskan tidak mendukung adanya hukuman larangan bermain.
"Sejujurnya saya tidak berpikir mereka harus diskors,” ujar Gavi, dikutip dari Marca.
“Saya paham ini bukan contoh yang baik untuk anak-anak, tetapi sepak bola juga memiliki sisi yang keras. Mungkin keputusan yang paling masuk akal adalah memberikan kartu merah saat pertandingan berlangsung, tetapi pada akhirnya ini tetap bagian dari sepak bola," lanjutnya.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian karena Gavi sendiri merupakan salah satu pemain yang menjadi korban dalam kericuhan pascalaga.
BACA JUGA:Spanyol vs Argentina 1-0: La Furia Roja Juara Dunia, Ferran Torres Jadi Hero!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber