4 Novel Klasik Tiongkok yang Mengubah Sejarah Sastra Dunia

4 Novel Klasik Tiongkok yang Mengubah Sejarah Sastra Dunia

Journey to the West, film populer adaptasi novel Tiongkok kuno berjudul sama.--Chinese Culturepedia

HARIAN DISWAY - Tiongkok memiliki empat karya sastra yang dikenal sebagai Four Great Classical Novels atau Empat Novel Klasik Tiongkok.

Keempatnya dianggap sebagai puncak pencapaian sastra Negeri Tirai Bambu. Novel-novel itu sekaligus merekam kondisi sosial, politik, budaya, serta nilai-nilai kehidupan pada zamannya.

Keempat novel tersebut: The Water Margin, Journey to the West, Romance of the Three Kingdoms, dan Dream of the Red Chamber.

Hingga kini, karya-karya itu masih dipelajari di berbagai negara. Pun, terus diadaptasi ke dalam film, serial televisi, opera, permainan video, hingga pertunjukan seni tradisional.

BACA JUGA:Mengenal Jia Baoyu, Tokoh Utama A Dream of Red Mansions yang Sarat Makna Filosofis

BACA JUGA:Teknologi Sekat Kedap Air Kapal Jung Tiongkok Jadi Terobosan Maritim Dunia


Ilustrasi novel kuno. Terdapat 4 novel Tiongkok yang mendunia dan diadaptasi ke dalam bentuk film serta opera.--Chinese Culturepedia

1. The Water Margin

Novel karya Shi Nai'an itu berlatar Dinasti Song (960–1279). Kisahnya mengikuti petualangan 108 pemberontak. Mereka berkumpul di Liangshan Marsh untuk melawan pejabat-pejabat korup.

Tema utama yang diangkat adalah kesetiaan, keadilan, serta persaudaraan. Novel itu dikenal karena menghadirkan karakter-karakter yang kuat. Dengan konflik pribadi maupun politik yang kompleks.

2. Journey to the West

Ditulis oleh Wu Cheng'en, novel itu mengisahkan perjalanan biksu Buddha Xuanzang. Ia menuju India untuk memperoleh kitab suci.

Dalam perjalanannya, ia ditemani tiga muridnya. Yakni Sun Wukong si Raja Kera, siluman babi Zhu Bajie, dan Sha Wujing.

BACA JUGA:Mengenal Budaya Chaoshan, Warisan Khas Guangdong yang Kaya Kuliner, Seni, dan Tradisi

BACA JUGA:Kaligrafi Tiongkok, Seni Menulis yang Menyatukan Konfusianisme, Taoisme, Zen, dan Yin-Yang

Perpaduan petualangan, alegori, humor, dan nilai spiritual. Itu membuat Journey to the West menjadi salah satu karya sastra paling berpengaruh di dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: chinese culturepedia