Kolaborasi SIER-Pemkot Surabaya Pacu Riset untuk Industri

Kolaborasi SIER-Pemkot Surabaya Pacu Riset untuk Industri

Penandatanganan MoU antara PT SIER dan Pemkot Surabaya untuk riset industri dan lingkungan-PT SIER-

Kepala BRIDA Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji menjelaskan Festival Riset dan Inovasi merupakan salah satu agenda utama dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Kegiatan tersebut menghadirkan pameran hasil riset dari perguruan tinggi, sekolah, serta para inovator sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

BACA JUGA:Laba Bersih SIER Melonjak 56 Persen, Dividen Pemegang Saham Terus Naik

BACA JUGA:Peringati Hari Donor Darah Sedunia, SIER Berhasil Himpun 157 Kantong

Selain pameran, festival diisi dengan berbagai sesi diskusi bersama para pemangku kepentingan, termasuk PT SIER. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan SIER Mangrove Eco Run kategori 3 kilometer dan 5 kilometer yang melintasi kawasan mangrove.

Pada kesempatan itu dilakukan penebaran benih ikan bandeng sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem mangrove.

Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bisukma Kurniawati menegaskan Kebun Raya Mangrove juga menjadi laboratorium hidup yang menghubungkan penelitian, pendidikan, inovasi, hingga penyusunan kebijakan publik. Pembangunan industri dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. 

BACA JUGA:SIER Tebus Ijazah Tertahan, Harapan Kakak Beradik Kembali Terbuka

Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Kebun Raya Mangrove sebagai simbol keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian menyebut Kebun Raya Mangrove Surabaya kini menempati peringkat kedua nasional dalam pengelolaan kebun raya. Kawasan tersebut memiliki 74 spesies tumbuhan dari 51 genus dan 32 famili serta menjadi salah satu kebun raya mangrove terbaik di Indonesia.

“Kebun Raya Mangrove Surabaya mendukung fungsi konservasi, penelitian, pendidikan, wisata, dan layanan ekosistem,” kata Hendrian.

SIER optimistis penguatan riset dan inovasi akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan industri yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: