Perbedaan SPF 30 atau SPF 50 dan Panduan Memilih Sunscreen yang Tepat

Perbedaan SPF 30 atau SPF 50 dan Panduan Memilih Sunscreen yang Tepat

Sunscreen menjadi pelindung utama kulit dari matahari dan polusi, menjaga wajah tetap cerah dan sehat sepanjang hari.-istock-

HARIAN DISWAY - Paparan sinar matahari tidak hanya terjadi saat berlibur di pantai. Bisa juga melalui aktivitas sehari-hari.

Seperti berkendara, berjalan kaki, atau duduk di dekat jendela. Itu membuat kulit terpapar radiasi ultraviolet (UV).

Sehingga dapat menimbulkan kerusakan dalam jangka panjang. Karena itu, penggunaan sunscreen menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi kulit. 

Namun, banyak orang masih menganggap bahwa semakin tinggi angka SPF (Sun Protection Factor), semakin sempurna pula perlindungannya.

BACA JUGA:Hukum Pakai Sunscreen dan Lip Balm Saat Ihram

BACA JUGA:Review Rekomendasi Sunscreen Lokal 2026: Tekstur Ringan, Tidak Lengket, Cocok Digunakan saat Musim Hujan

Padahal, menurut berbagai sumber, memilih tabir surya tidak cukup hanya melihat dari angka SPF saja.


Saat cuaca lembap, gunakan sunscreen berbahan mineral dengan kandungan zinc oxide.--Unsplash

Banyak yang mengira perlindungan dari sinar matahari hanya diperlukan saat ke pantai. Padahal paparan sinar UV terjadi setiap hari. Paparan tersebut akan terus terakumulasi.

Anda sudah tahu, matahari memancarkan tiga jenis sinar ultraviolet. Pertama, UVA. Itu mampu menembus lapisan kulit lebih dalam. 

Sinar itu berperan dalam munculnya penuaan dini, kerutan, flek hitam. Hingga meningkatkan risiko kanker kulit. UVA juga dapat menembus kaca jendela.

BACA JUGA:4 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulitmu?

BACA JUGA:6 Kesalahan Besar saat Menggunakan Sunscreen Spray

Jenis kedua adalah UVB, yang terutama menyerang lapisan terluar kulit. Sinar itu menjadi penyebab utama kulit terbakar akibat matahari (sunburn). Pun, turut meningkatkan risiko kerusakan sel kulit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber