Prabowo Soroti 95 Persen Kapal Pengangkut Barang Masih Berbendera Asing

Prabowo Soroti 95 Persen Kapal Pengangkut Barang Masih Berbendera Asing

Presiden Prabowo Subianto menyoroti 95 persen kapal pengangkut barang ke Indonesia masih berbendera asing.--BPMI Setpres

Menurutnya, pemerintah ingin mendorong agar pembangunan kapal tidak hanya dilakukan di Indonesia, tetapi juga mampu memenuhi standar internasional sehingga dapat bersaing secara global.

BACA JUGA:Prabowo Terharu Harlah Ke-28 PKB Angkat Tema Prabowonomics, Singgung Pasal 33 UUD 1945

BACA JUGA:Direktur FBI Serahkan Artefak Budaya Indonesia ke Prabowo, Kerja Sama Repatriasi Diperkuat

"Ya kan kita juga ada galangan-galangan kapal, baik itu yang BUMN maupun swasta nasional, yang selama ini kita ingin coba tingkatkan, kita ingin coba majukan, sehingga penerapan pembuatan kapal-kapal itu bisa dilakukan di Indonesia, tetapi juga sesuai dengan standar yang baik, yang standar internasional," imbuh Rosan.

Penguatan armada nasional menjadi salah satu agenda yang didorong pemerintah untuk meningkatkan kemandirian sektor logistik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kapal asing dalam distribusi barang.

Melalui pengembangan galangan kapal dan peningkatan jumlah armada berbendera Indonesia, pemerintah berharap biaya logistik nasional dapat lebih efisien sekaligus memperkuat daya saing industri maritim Indonesia di pasar internasional. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: