Savinho Ingin Tinggalkan Man City, Tottenham Berusaha Tuntaskan Transfer
Savinho saat melawan Burnley di pertandingan keenam Premier League pada 27 September 2025-@ManCity-X
Man City melihat pemain muda asal Inggris tersebut sebagai investasi jangka panjang. Kondisi itu membuat peluang Savinho untuk menembus tim utama diperkirakan semakin sulit.
Meski demikian, klub asal Manchester itu belum ingin melepas Savinho begitu saja. Klub disebut hanya bersedia menjualnya apabila telah mendapatkan pengganti yang sepadan.
Selain itu, The Citizens (julukan Man City) juga tidak berada dalam tekanan finansial sehingga memiliki posisi tawar yang kuat dalam negosiasi.
BACA JUGA:Man City Makin Dekat Rekrut Ayyoub Bouaddi, Arsenal dan Liverpool Gigit Jari
BACA JUGA:Phil Foden Resmi Perpanjang Kontrak di Man City hingga 2030
Sementara itu, Tottenham mulai kehilangan kesabaran. Menurut laporan TeamTalk, Spurs telah memberikan tenggat waktu kepada Man City untuk memberikan keputusan terkait transfer Savinho.
Jika tidak ada kepastian hingga akhir pekan, klub London Utara tersebut dikabarkan siap mengalihkan fokus ke target lain.
Sebelumnya, Tottenham diyakini siap mengajukan paket transfer hingga 60 juta poundsterling (sekitar Rp1,32 triliun) untuk memboyong Savinho.
Namun, Man City masih melakukan evaluasi internal. Mereka ingin mempertimbangkan apakah nilai tersebut sudah sesuai dengan harga sang pemain.
BACA JUGA:Masa Depan Marmoush di Man City Belum Pasti, Tottenham dan Newcastle Siap Tampung
BACA JUGA:Beli Jeremy Monga Rp 300 Miliar, Man City Tikung Arsenal dan Chelsea

Jeremy Monga saat membela Leicester City-@TFWhistle__-X-
Terlepas dari situasi transfer yang belum menemui titik temu, Savinho tetap menunjukkan profesionalismenya. Ia tetap mengikuti tur pramusim Man City di Asia bersama rekan-rekannya sembari menunggu perkembangan negosiasi.
Apabila transfer ini benar-benar terwujud, Savinho diperkirakan akan menjadi tambahan penting bagi lini serang Tottenham.
Fleksibilitasnya bermain di kedua sisi sayap, terutama sebagai winger kiri, dinilai cocok dengan gaya permainan menyerang yang ingin diterapkan Roberto De Zerbi pada musim 2026/2027. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber