Setelah GTA 6, Rockstar Games Lebih Baik Garap IP Baru daripada Red Dead Redemption 3

Setelah GTA 6, Rockstar Games Lebih Baik Garap IP Baru daripada Red Dead Redemption 3

Kesuksesan euforia GTA 6 kemungkinan akan menjadi tantangan baru dari Rockstar Games, ini penjelasannya. --Gamerant

HARIAN DISWAY – Grand Theft Auto VI (GTA 6) diprediksi menjadi salah satu peluncuran video game terbesar dalam sejarah industri.

Dengan ekspektasi yang sangat tinggi dari komunitas gamer, banyak pihak mulai mempertanyakan langkah berikutnya yang akan diambil Rockstar Games setelah game tersebut resmi dirilis.

Selama lebih dari dua dekade, Rockstar dikenal melalui dua waralaba utamanya, yakni Grand Theft Auto (GTA) dan Red Dead Redemption (RDR). Keduanya berhasil mencatatkan penjualan puluhan juta kopi sekaligus menjadi standar baru untuk game open-world modern.

Namun, seiring meningkatnya biaya produksi dan semakin panjangnya siklus pengembangan game AAA, muncul pandangan bahwa Rockstar sebaiknya tidak langsung kembali menggarap sekuel, melainkan menciptakan intellectual property (IP) baru.

BACA JUGA:Kode GTA 6 PS5 Terkunci Wilayah, Gamer Berpotensi Gagal Aktivasi

BACA JUGA:CEO Take-Two Tegaskan GTA 6 Masih Dijadwalkan Rilis 19 November 2026

Red Dead Redemption 3 Jadi Kandidat Terkuat


Red Dead Redemption punya kisah dan gameplay yang begitu epik. --Gamerant

Jika melihat rekam jejak Rockstar, Red Dead Redemption 3 memang menjadi kandidat paling logis sebagai proyek berikutnya.

Kesuksesan Red Dead Redemption 2, yang dirilis pada 2018, membuat banyak penggemar berharap kisah dunia koboi tersebut kembali berlanjut.

Meski demikian, cerita Arthur Morgan, John Marston, hingga geng Van der Linde dianggap telah memiliki penutup yang kuat. Karena itu, melanjutkan seri tersebut berisiko mengurangi dampak emosional yang telah dibangun dua game sebelumnya apabila tidak menghadirkan cerita yang benar-benar segar.

Salah satu faktor yang membuat masa depan Rockstar menarik untuk diamati adalah potensi GTA 6 Online.

BACA JUGA:Dan Houser, Penulis Game Red Dead Redemption Ungkap Kegelisahan Industri Game di Era AI

BACA JUGA:Sekuel Red Dead Redemption 2 Akan Hadir, Dikonfirmasi Langsung oleh Dan Houser!

Berbagai laporan dan rumor sebelumnya menyebut Rockstar tengah menyiapkan pengalaman online yang lebih besar dan dinamis dibandingkan GTA Online saat ini, bahkan disebut-sebut mengadopsi konsep dunia yang terus berkembang dengan konten buatan komunitas.

Jika pendekatan tersebut benar-benar diterapkan, GTA 6 berpotensi menjadi platform jangka panjang yang terus diperbarui selama bertahun-tahun. Kondisi itu dapat mengurangi kebutuhan Rockstar untuk segera mengembangkan GTA 7.

Saatnya Rockstar Menciptakan Dunia Baru

Di tengah tren industri yang semakin mengarah pada game live-service dan waktu pengembangan yang bisa mencapai delapan hingga sepuluh tahun, menciptakan IP baru dinilai menjadi pilihan yang menarik.

Rockstar selama ini dikenal mampu membangun dunia yang hidup dengan kualitas narasi yang tinggi. Karena itu, banyak penggemar meyakini studio tersebut memiliki kemampuan untuk sukses di luar Grand Theft Auto maupun Red Dead Redemption.

BACA JUGA:Update GTA Online Kortz Center Heist Bisa Diunduh Lebih Awal, PS5 dan Xbox Dapat Preload

BACA JUGA:GTA Online Hadirkan Kortz Center Heist Mulai 14 Juli, Pemain Bisa Curi Lukisan Bernilai Tinggi

Langkah tersebut juga dapat memberi kebebasan kreatif tanpa harus terikat ekspektasi dari franchise yang telah mapan.

Berdasarkan berbagai informasi yang pernah beredar, Rockstar diketahui sempat mengeksplorasi sejumlah konsep game baru, meski tidak semuanya berlanjut ke tahap produksi.

Beberapa di antaranya mencakup game bertema zombie, horor, dunia abad pertengahan (medieval), hingga post-apocalyptic dan detektif misteri.

Jika salah satu konsep tersebut benar-benar diwujudkan menggunakan teknologi yang dikembangkan untuk GTA 6, Rockstar berpotensi kembali menghadirkan standar baru bagi genre open-world.

BACA JUGA:Viral! Gamer Buat Kontrak Selama Rilis GTA 6, Pacar Dilarang Mengganggu Saat Main Game Selama Seminggu

BACA JUGA:Analis Sebut GTA 6 Layak Dijual Rp3,2 Juta, Diklaim Jadi Game Hebat Terakhir

Tantangan Terbesar Setelah GTA 6

Justru keberhasilan GTA 6 bisa menjadi tantangan terbesar Rockstar. Semakin besar ekspektasi terhadap GTA 6, semakin sulit pula bagi studio tersebut menciptakan proyek berikutnya yang mampu melampaui pencapaian tersebut.

Karena itu, menghadirkan IP baru dapat menjadi strategi yang lebih aman dibandingkan terus mengandalkan sekuel.

Selain membuka peluang menghadirkan pengalaman berbeda, langkah ini juga menunjukkan bahwa Rockstar masih mampu berinovasi di luar dua franchise terbesar yang telah membesarkan namanya.

Apapun proyek berikutnya, satu hal yang hampir pasti adalah Rockstar Games akan tetap menjadi salah satu studio yang paling dinantikan oleh industri game global dalam beberapa tahun ke depan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: