Disway Family Constitution Workshop: Seru Sejak Sesi Perkenalan
Dahlan Iskan dan Hadi Cahyadi memandu sesi perkenalan peserta Family Constitution Workshop di Sriwijaya Room, Sheraton Hotel, Surabaya.-FOTO: BOY SLAMET-HARIAN DISWAY-
Hadi pun menceritakan pengalamannya transplantasi rambut di Turkiye. Kemudian dia juga rajin nge-gym. "Sekarang saya rajin ngaca (becermin) tiap pagi. Istri saya bilang Hadi bahaya ini ha ha," seloroh Hadi.

Pasangan suami istri Sabrina Shahnaz dan Ronald Ge Dewa Bagas Khara memperkenalkan diri kepada peserta. -FOTO: BOY SLAMET-HARIAN DISWAY-
Dahlan Iskan membagikan pengalamannya membangun serta mengelola perusahaan. Termasuk saat berada di titik terendah. Ia pun sempat berseloroh mengenai perjalanannya yang pernah menduduki jabatan publik.
"Sangat tidak enak menjadi pejabat, paling enak jadi pengusaha swasta," celetuk Dahlan yang disambut hangat oleh para peserta.
Gagasan workshop ini sendiri lahir dari tingginya kecemasan para pemilik usaha mengenai potensi konflik internal serta ancaman kemunduran bisnis saat estafet kepemimpinan diserahkan kepada generasi penerus.

Dirut Harian Disway Tomy Gutomo membuka sesi perkenalan peserta.-FOTO: BOY SLAMET-HARIAN DISWAY-
Tantangan alih generasi tersebut diperkuat oleh pemaparan Hadi Cahyadi. Menurutnya, tantangan terberat memang berada di generasi ketiga karena mereka lahir dalam kondisi keluarga yang sudah sejahtera, sehingga butuh latihan khusus untuk menjaga spirit bisnis.
"Yang paling berat adalah generasi ketiga karena yang bertahan tinggal 3 persen," kata Hadi merujuk riset Profesor John Ward dari Chicago.
Hadi mengungkapkan dua faktor utama penyebab keruntuhan bisnis keluarga, yakni lunturnya daya juang dan tingginya potensi konflik antar anggota keluarga.
"Pertama, daya juang dari generasi satu tidak gampang diturunkan ke generasi tiga. Yang kedua, setelah masuk generasi dua dan tiga, anak-anak dan cucu sudah menikah, sehingga ada potensi konflik di antara mereka," jelasnya.
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pendiri Cimory Group Bambang Sutantio: Sai Weng Shi Ma, Yan Zhi Fei Fu
BACA JUGA:Iran Balas Serangan AS, Klaim Hantam Aset Militer Amerika di Kuwait, Bahrain, dan Yordania
Peserta termuda, Jayson Setiawan , 14 tahun, dari Kairos Group, memperkenalkan diri. -FOTO: BOY SLAMET-HARIAN DISWAY-
Pentingnya menjaga keberlanjutan bisnis keluarga juga ditegaskan oleh Antonius Tanan, Senior Advisor Helios Capital. Ia mengingatkan bahwa keberadaan perusahaan keluarga merupakan pilar penting perekonomian yang menjadi penyedia lapangan kerja terbesar bagi masyarakat.
"Merawat dan menjaga perusahaan keluarga supaya berkelanjutan sangat penting. Jangan sekadar melihat untuk kepentingan pemilik," tegas Antonius. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: