Sekeluarga Dibantai di Lampung, Pelakunya Keluarga: Problem Kronis, ODGJ
ILUSTRASI Sekeluarga Dibantai di Lampung, Pelakunya Keluarga: Problem Kronis, ODGJ.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Ahmad Fathony, 35, membunuh kakak kandung sekeluarga: Rachmat, 58; istrinya, Hasanah, 52; dan putri mereka, Devny Keisela Putri, 14. Itu terjadi di rumah mereka di Lampung. Saat Fathony (diduga ODGJ) disergap polisi, ia bersenjata pisau, melawan. Ia didor, tewas di tempat.
MENGAPA negara tidak mampu mencegah kejahatan konyol yang sering terjadi ini? UUD 1945 Pasal 34 Ayat 1: ”Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara negara.” Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masuk kelompok telantar.
Peristiwa itu terjadi di rumah keluarga Rahmat di Kampung Purwajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Senin pagi, 5 Oktober 2026.
Kapolsek Banjar Agung AKP Irwansyah, kepada wartawan, Senin, mengatakan, pelaku Fathony diduga ODGJ. Ia pada 2024 membunuh kakaknya yang lain di Tangerang, Banten. Namun, saat dibawa ke RSJ, ia melarikan diri, sampai akhirnya ia membunuh kakaknya yang lain lagi.
BACA JUGA:ODGJ Perkosa ODGJ
BACA JUGA:ODGJ Dibunuh Anak-Remaja Diduga Gila
Irwansyah: ”Peristiwa terjadi Senin pagi (5 Oktober 2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Ada tiga korban meninggal dunia yang merupakan satu keluarga, yakni ayah, ibu, dan anak.”
Peristiwa awalnya diketahui anak korban berinisial SR, 32, yang curiga lantaran pintu rumah terkunci, ia mengetuk tanpa respons.
SR mendobrak pintu. Tampaklah pemandangan memilukan tersebut. Sementara itu, Fathony yang sudah dua hari menginap di situ menghilang. Polisi mengejarnya.
Sorenya polisi melihat Fathony naik sepeda motor melintas di Jalan Lintas Timur, Desa Toto Harjo, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, sekitar pukul 17.30 WIB. Tim polisi mengepungnya, siap menyergap.
Mengetahui ada polisi, Fathony menghentikan motor, ia turun, mencabut pisau dari pinggangnya. Ia berlari menyerang petugas. Maka, satu tembakan dilepaskan polisi. Fathony tersungkur. Ia dilarikan ke RS Bhayangkara, Polda Lampung, tetapi nyawanya tak tertolong.
BACA JUGA:Termakan Hoaks Penculikan Anak, ODGJ Dihajar Warga Kejawan Putih Tambak Surabaya
BACA JUGA:Masih 311 ODGJ yang Masih Dipasung
Polisi masih menyelidiki motif pembunuhan. Namun, motif pelaku ODGJ pasti tidak jelas (logis). Polisi juga tidak mengumumkan bahwa Fathony ODGJ. ”Belum diperiksa ahlinya,” ujar Irwansyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: