Prabowo ke Pengusaha: Jangan Panik Hadapi Geopolitik Global, Target Ekonomi 8 Persen Harus Tercapai
Presiden Prabowo Subianto mengajak pengusaha tetap optimistis menghadapi geopolitik global dan menegaskan target pertumbuhan ekonomi 8 persen harus tercapai.-Setpres-
JAKARTA, HARIAN DISWAY – Presiden Prabowo Subianto mengajak kalangan pengusaha untuk tetap optimistis menghadapi ketidakpastian ekonomi dunia.
Di tengah memanasnya tensi geopolitik global, Prabowo menegaskan Indonesia tidak boleh kehilangan fokus mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
Target tersebut dinilai penting untuk membawa Indonesia keluar dari middle income trap atau jebakan negara berpendapatan menengah yang selama lebih dari dua dekade membatasi laju pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen.
Berbicara di hadapan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia beserta perwakilan asosiasi pengusaha di Istana Negara, Jumat, 31 Juli 2026, Prabowo mengingatkan bahwa situasi global memang penuh tantangan. Namun, menurutnya, kepanikan bukanlah solusi.
BACA JUGA:Pengusaha Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen, Namun Peringatkan Melemahnya Rupiah
BACA JUGA:Prabowo: Indonesia Harus Belajar dari India untuk Percepat Pembangunan Rumah
"Situasi global sangat rawan, tapi tidak ada gunanya kita panik, tidak ada gunanya kita ketakutan. Devide et impera itu bukan tulisan di buku-buku sejarah, itu nyata," jelas Prabowo.
Presiden menilai Indonesia harus mampu memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi untuk naik kelas menjadi negara berpendapatan tinggi.
Karena itu, target pertumbuhan ekonomi 8 persen menjadi salah satu agenda utama pemerintah dalam beberapa tahun ke depan.
Keberhasilan mencapai target tersebut dinilai akan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing nasional di tengah kompetisi global.
BACA JUGA:Prabowo Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 6,5 Persen pada 2027
BACA JUGA:Prabowo Targetkan Bangun 1 Juta Rumah Layak Huni dan Fasilitas Daycare untuk Buruh
Kadin Siap Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyatakan dunia usaha siap mendukung penuh agenda pemerintah.
Menurutnya, seluruh pelaku usaha memahami bahwa Indonesia harus mampu keluar dari perangkap pendapatan menengah agar memiliki ruang pertumbuhan yang lebih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: