5 Tips Mengindari Impulsive Buying, Kunci Jaga Kesehatan Finansial

5 Tips Mengindari Impulsive Buying, Kunci Jaga Kesehatan Finansial

5 Tips Mengindari Impulsive Buying, Kunci Jaga Kesehatan Finansial-@diana.grytsku-Magnific

HARIAN DISWAY - Belanja impulsif atau impulsive buying. Kebiasaan itu makin sulit dihindari. Apalagi di tengah gempuran diskon dan iklan media sosial.

Fenomena itu ramai dibahas. Karena dampaknya bisa menguras tabungan tanpa disadari. Banyak orang baru sadar bahwa mereka sudah menghabiskan uang. Hanya untuk barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Kebiasaan itu bisa menyerang siapa saja, kapan saja, terutama saat berbelanja online lewat ponsel. Penyebabnya beragam.

Mulai dari promo kilat, notifikasi diskon, hingga dorongan emosi seperti stres atau bosan. Jika dibiarkan, dampaknya bisa merembet. Terutama terkait masalah keuangan jangka panjang. Bahkan utang.

BACA JUGA:Rahasia Belanja Online Tetap Bijak, Anti Kantong Kering

BACA JUGA:Tren No Buy Year, Tantangan Hidup Tanpa Belanja Impulsif Selama Setahun

Karena itu, penting untuk tahu cara mengendalikan diri sebelum menekan tombol "beli sekarang". Berikut 5 tips menghindari impulsive buying. Bisa langsung dipraktikkan agar dompet tetap aman.

Tips Menghindari Impulsive Buying


5 Tips Menghindari Impulsive Buying Untuk Menjaga Kesehatan Finansial -Gustavo Fring-Pexels

Sebelum menerapkan tips itu, penting dipahami dulu. Bahwa impulsive buying adalah keputusan membeli barang secara spontan. Tanpa pertimbangan matang.

Keputusan itu biasanya lebih didorong oleh emosi sesaat ketimbang logika. Apalagi saat melihat diskon besar atau produk yang tampak menarik di linimasa media sosial.

1. Terapkan Aturan 24 Jam

Ketika muncul keinginan membeli sesuatu di luar rencana, coba tahan dulu selama 24 jam. Sebelum benar-benar membelinya.

BACA JUGA:Boros Berkedok Self-Reward: Yuk, Mulai Hidup Hemat

BACA JUGA:Aplikasi Pengatur Keuangan untuk Android dan iOS, Bikin Kamu Anti Boros!

Cara itu memberi jeda antara dorongan awal dan keputusan akhir. Sehingga rasa "harus punya sekarang juga" biasanya mereda seiring waktu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: diolah dari berbagai sumber