Moto3 Silverstone 2026: Veda Ega Pratama Usung Misi Balas Dendam di GP Inggris
Aksi Veda Ega Pratama saat sesi FP2 Moto3 di GP Jerman 2026--Twitter MotoGP @MotoGP
HARIAN DISWAY - Seri ke-12 kejuaraan dunia moto3 di Silverstone, Inggris, menjadi momen krusial bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang datang dengan motivasi tinggi usai raihan poin krusial di GP Jerman.
Di saat bersamaan, Honda Team Asia juga menghadirkan kejutan dengan menunjuk talenta Thailand, Kiattisak Singhapong, untuk melakoni debut menggantikan Zen Mitani yang tengah memulihkan cedera.
Jeda libur musim panas selama lebih dari tiga pekan telah usai. Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 kembali bergulir pekan ini. Memasuki seri ke-12 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Inggris, persaingan di kelas entry-level Moto3 dipastikan kembali memanas.
Kabar menarik datang dari Honda Team Asia. Kiattisak Singhapong resmi ditunjuk untuk melakoni debutnya di Moto3 World Championship. Pembalap muda asal Thailand tersebut menggantikan Zen Mitani yang masih harus menjalani proses pemulihan cedera tangan akibat insiden di GP Assen, Belanda.
Kiattisak, yang biasa berlaga di ajang FIM JuniorGP dan Red Bull MotoGP Rookies Cup, akan melengkapi line-up Honda Team Asia akhir pekan ini bersama pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama.
BACA JUGA:Kolaborasi Quartararo dan Honda Bikin Kubu Ducati Mulai Panik
BACA JUGA:FIM Bermanuver Senyap! WorldSBK Bersiap Ekspansi ke Tiongkok pada Musim 2027
Seri Silverstone ini akan menjadi balapan pertama Veda di trek legendaris Inggris tersebut. Sirkuit ini dikenal memiliki banyak karakter tikungan cepat yang menuntut kelincahan pembalap dalam melakukan manuver perubahan arah (change of direction).
Secara Karakteristik, Silverstone memiliki kemiripan dengan Sirkuit Assen, Belanda. Namun pada seri Assen lalu, Veda gagal finis akibat mengalami lowside di tikungan ke-4 pada lap ke-8.
Oleh karena itu, paruh kedua musim 2026 menjadi ajang pembuktian konsistensi Veda pada musim debutnya di Moto3. Berbekal raihan poin penting usai finis ke-8 di GP Sachsenring sebelum jeda libur, pembalap bernomor start #9 ini bertolak ke Silverstone dengan motivasi tinggi.

Momen Veda Ega Pratama di jelang garis finis Grand Prix Jerman 2026--Twitter Scherazade @ScherazadeMS
"Saya sangat senang bisa kembali balapan setelah libur musim panas. Penting bagi saya untuk melepaskan penat, mengisi ulang energi, dan bersiap menghadapi paruh kedua musim," ujar Veda.
"Balapan terakhir di Jerman memberikan kepercayaan diri lebih karena kami menunjukkan kecepatan yang bagus dan mampu mencetak poin penting," tambahnya.
"Silverstone adalah sirkuit yang sangat spesial: panjang, cepat, dan selalu penuh tantangan. Bersama tim, kami akan bekerja keras sejak sesi pertama demi meraih hasil terbaik. Target saya adalah terus berkembang, tampil kompetitif sepanjang akhir pekan, dan bertarung di barisan depan," Pungkasnya.
BACA JUGA:Kutukan Silverstone Berlanjut? MotoGP Inggris Bersiap Lahirkan Juara Ke-8 Berbeda!
BACA JUGA:KTM Gagal Cegah Pedro Acosta Membelot ke Ducati
Menghadapi Silverstone yang sarat tikungan high-speed, area pengereman keras, serta cuaca khas Britania Raya yang sulit ditebak, Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan pandangannya.
"Setelah libur musim panas, kami siap memulai paruh kedua musim di Silverstone. Dengan panjang hampir enam kilometer, ini adalah salah satu sirkuit terpanjang di kalender dan menghadirkan tantangan unik. Karakternya yang lebar membuka banyak pilihan racing line dan peluang overtaking, terutama di kelas Moto3," jelas Hiroshi Aoyama.
"Sayangnya, Zen Mitani masih harus absen untuk pemulihan. Kami menyambut Kiattisak Singhapong yang akan menjalani balapan pertamanya di Moto3. Ini bukan tugas mudah karena semuanya baru bagi dia, tetapi ini kesempatan bagus untuk menimba pengalaman," lanjutnya.
"Untuk Veda, dia menutup paruh pertama dengan momentum baik. Kami berharap dia bisa terus menunjukkan kemajuan dan meraih hasil positif pada balapan hari Minggu," pungkas Aoyama.
Pada balapan akhir pekan ini, Veda mengemban dua misi sekaligus: menjaga ritme persaingan di barisan depan dan membantu proses adaptasi rekan setim barunya, Kiattisak Singhapong.
Sangat menarik untuk dinantikan bagaimana aksi Veda Ega Pratama dalam menantang para pembalap terdepan di Silverstone.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: