ETF Emas Resmi Meluncur di BEI, Pegadaian Jadi Underlying Provider
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis produk ETF Emas dapat memperkuat ekosistem emas nasional-Pegadaian-
Dari sisi syariah, pengembangan ETF Emas juga telah memiliki landasan melalui Fatwa DSN-MUI Nomor 163/DSN-MUI/VII/2025 tentang Exchange Traded Fund (ETF) Syariah Emas.
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan ETF Emas dapat memperluas pilihan investasi sekaligus memperdalam pasar keuangan Indonesia.
BACA JUGA:Pegadaian Jadi Pendiri IBMA, Siap Perkuat Ekosistem Emas Nasional dan Pasar Bullion Indonesia
BACA JUGA:Dukung Transportasi Hijau dan UMKM, Pegadaian Salurkan 50 Becak Listrik di Yogyakarta
Ia menyebut aset kelolaan ETF Emas global pada 2025 mencapai USD 559 miliar dengan kepemilikan emas sekitar 4.025 ton. Angka tersebut menunjukkan besarnya peran ETF berbasis emas dalam ekosistem investasi global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga optimistis produk baru tersebut dapat memperkuat ekosistem emas nasional. Ia menyebut Pegadaian memiliki sekitar 153 ton emas atau setara sekitar USD 20 miliar.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menambahkan ETF Emas Indonesia telah dipersiapkan dengan memperhatikan prinsip syariah.
Peluncuran ETF Emas menjadi titik temu antara industri bulion dan pasar modal. Dengan Pegadaian sebagai penyedia aset dasar melalui EGR, instrumen tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas sekaligus memperkuat kedalaman pasar keuangan Indonesia.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: