Gerhana Matahari Total Malam Ini Tak Bisa Dilihat dari Indonesia, Berikut Link Streamingnya!

Gerhana Matahari Total Malam Ini Tak Bisa Dilihat dari Indonesia, Berikut Link Streamingnya!

Terjadi Malam Ini, Mengapa Gerhana Matahari Total 12-13 Agustus 2026 Tak Bisa Dilihat dari Indonesia?-Nasional-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Gerhana Matahari Total (GMT) dikabarkan berlangsung pada Rabu malam hingga dini hari, 12-13 Agustus 2026.

Ini menjadi salah satu peristiwa astronomi paling dinantikan tahun ini. Fenomena GMT terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus pada fase Bulan Baru.

Sehingga piringan Bulan menutupi piringan Matahari secara penuh dan mengubah suasana siang menjadi gelap gulita selama beberapa saat di wilayah yang dilintasi bayangan inti (umbra) Bulan.

BACA JUGA:2.722 ASN Mengundurkan Diri pada Semester I 2026, Apa Penyebabnya?

BACA JUGA:Perpres Ojol 2026 Ditargetkan Terbit sebelum 17 Agustus, Atur Bagi Hasil hingga Perlindungan Driver

Sayangnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena spektakuler ini tidak dapat disaksikan secara langsung dari wilayah Indonesia.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, menjelaskan terdapat dua alasan utama di balik hal tersebut.

Pertama, jalur lintasan utama bayangan gerhana sama sekali tidak menjangkau wilayah geografis Indonesia.

BACA JUGA:KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok, Penumpang Dievakuasi

BACA JUGA:Viral Hafalan Al Quran Ditukar dengan Miras, Dugaan Penistaan Agama Berujung Laporan Polisi!

Kedua, fase puncak gerhana justru berlangsung ketika mayoritas wilayah Nusantara sedang berada dalam waktu malam hari, sehingga posisi Matahari sendiri tidak berada di atas horizon Indonesia saat itu.

Meski tidak bisa disaksikan secara langsung, BMKG tetap membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mengikuti momen langka tersebut secara virtual.

"Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total, NASA menyediakan siaran langsung GMT," jelas Teguh Rahayu.

BACA JUGA:Pelatihan Editing Naskah Ulama Nusantara digelar Jelang Muktamar ke-35 NU, 120 Orang Berebut 40 Kursi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: disway.id