Update Kebakaran Bromo: Titik Api TNBTS Padam, Kapan Kawasan Wisata Dibuka Kembali?
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) bersama Satgas Penanganan Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jawa Timur-Dok. Kemenhut-
PROBOLINGGO, HARIAN DISWAY - Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, kini dinyatakan padam.
Meski tidak lagi ditemukan api aktif, petugas masih melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang bisa memicu kebakaran kembali.
Berdasarkan pemantauan Manggala Agni bersama tim gabungan hingga Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 15.00 WIB, tidak ditemukan lagi nyala api aktif di lokasi kebakaran.
BACA JUGA:Kebakaran Hutan Gunung Bromo, Batas Reschedule dan Refund Tiket Wisata TNBTS hingga 31 Agustus 2026
Namun, sejumlah bara masih ditemukan di beberapa titik bekas terbakar.
Proses pendinginan dan penyisiran dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) bersama Satgas Penanganan Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jawa Timur.
Pendinginan menjadi tahap penting karena bara dapat tersimpan di dalam tanah, vegetasi, maupun material bekas terbakar.
BACA JUGA:Kebakaran Bromo Capai 520 Hektar, Pakar IPB Bongkar Kesalahan Fatal Strategi Pemadaman
Dalam kondisi cuaca kering dan angin kencang, bara tersebut masih berpotensi memunculkan api baru.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, mengatakan kondisi kebakaran yang kini relatif terkendali merupakan hasil kerja sama berbagai pihak.
Menurutnya, pemadaman melibatkan BBTNBTS, Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.
BACA JUGA:Kebakaran Hutan Bromo Hanguskan 176 Hektare Lahan, Pemadaman Terkendala Angin dan Medan Terjal
“Alhamdulillah, berdasarkan pemantauan sementara, tidak lagi terpantau nyala api aktif dan situasi saat ini relatif terkendali,” ujar Ristianto.
Meski demikian, ia menegaskan petugas tetap berhati-hati karena masih terdapat bara di sejumlah lokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disway.id