Arsenal Juara Community Shield, Arteta Minta Standar Tinggi Dipertahankan
Usai tekuk Man City 3-0 di Community Shield, Mikel Arteta puji ambisi serta minta standar tinggi Arsenal dipertahankan.-Glyn Kirk-Getty Images
The Gunners sendiri, akhirnya terjun di Community Shield, setelah menjuarai Premier League musim lalu.
"Mereka benar-benar ingin memenangkan kompetisi ini. Karena kesempatan menghadapi City adalah sesuatu yang kami dapatkan dari keberhasilan musim lalu," katanya.
Bagi Arteta, cara Arsenal bertanding menjadi hal yang paling memuaskan. Ia berharap standar tersebut bisa dipertahankan ketika kompetisi resmi dimulai.
"Ini adalah standar kami. Jika kami bisa mempertahankan level seperti ini, saya yakin kami akan sangat kompetitif," ujarnya.
BACA JUGA:Arsenal Kejar Jarell Quansah, Mikel Arteta Cari Pelapis Saliba dan Timber
BACA JUGA:Gagal Gaet Julian Alvarez, Arsenal Langsung Bidik Victor Osimhen
Arteta Keluhkan Padatnya Jadwal

Hadapi Man City di Community Shield, Mikel Arteta optimistis Arsenal siap amankan trofi pertama musim 2026/27.--Getty Images
Di balik kegembiraan atas kemenangan tersebut, Arteta kembali menyampaikan kekhawatirannya mengenai padatnya jadwal pertandingan dan keterbatasan jumlah pemain yang dapat masuk skuad pertandingan.
Beberapa pemain Arsenal seperti Gabriel Martinelli, Ethan Nwaneri, dan Gabriel Jesus bahkan tidak masuk dalam daftar skuad untuk menghadapi City. Arteta menilai situasi itu menjadi masalah karena jumlah pertandingan terus bertambah setiap musim.
Ia kembali mendorong Premier League untuk mempertimbangkan penambahan jumlah pemain yang diperbolehkan masuk dalam skuad, terutama pemain outfield.
"Saya sudah mencoba meyakinkan Premier League dan klub-klub agar jumlah pemain dalam skuad bisa ditambah. Kami memainkan semakin banyak pertandingan dan beban yang harus ditanggung pemain sudah luar biasa," tutur Arteta.
BACA JUGA:Myles Lewis-Skelly Diincar MU dan Chelsea, Mikel Arteta: Itu Pertanda Bagus!
BACA JUGA:3 Catatan Mikel Arteta Setelah Arsenal Dipermalukan Dortmund, Belakang Bahaya
Menurutnya, aturan saat ini membuat sejumlah pemain berkualitas harus rela tidak terlibat meski sebenarnya mereka bisa memberikan kontribusi. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu bagian tersulit dalam pekerjaannya sebagai pelatih.
"Kami tidak bisa memberikan kesempatan kepada mereka untuk ikut bermain, dan itu sangat disayangkan. Ini adalah bagian paling sulit dari pekerjaan ini," kata Arteta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber