Desak Made Pecahkan Rekor dan Pertahankan Emas Speed Asian Games 2026
Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas sekaligus memecahkan rekor speed putri di Asian Games 2026-Komite Olimpiade Indonesia-
HARIAN DISWAY - Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali menjadi yang tercepat di Asia. Climber Indonesia itu sukses mempertahankan gelar juara nomor speed putri pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Tak sekadar mempertahankan emas. Desak juga memecahkan rekor Asian Games miliknya sendiri. Prestasi itu sekaligus menegaskan dominasinya di nomor speed putri dalam Asian Games dua edisi terakhir.
Desak mencatatkan waktu 6,062 detik pada babak final yang berlangsung pada Rabu, 30 September 2026 di Nagoya International Exhibition Hall. Catatan itu mempertajam rekor Asian Games sebelumnya yakni 6,07 detik diraih Desak pada Asian Games 2022 Hangzhou.
BACA JUGA:Leo/Daniel Bawa Pulang Emas Asian Games 2026, Reuni Manis Setelah Dua Tahun Berpisah
BACA JUGA:Leo/Daniel Sabet 'Double Gold' untuk Indonesia di Asian Games 2026
Lijuan Deng menyusul hanya 0,002 detik di belakang dengan catatan 6,064 detik dan mendapatkan medali perak. Sementara Jeong Ji-min merebut perunggu setelah mencatatkan waktu 6,18 detik.
Perjuangan menuju podium tertinggi tidak berjalan mulus. Perlombaan sempat beberapa kali tertunda akibat kendala sistem timing. Situasi tersebut cukup mengganggu persiapan Desak.
"Lebih ke ikhlas saja sih tadi. Dari sebelumnya saya juga melihat catatan waktu peserta lain. Bagus-bagus, selisihnya kecil. Jadi dari awal saya mencoba manjat dengan ikhlas saja," ujar Desak.
Selain masalah teknis, Desak juga harus menghadapi format four lane yang berbeda dengan format two lane. Konsentrasi pun harus dijaga lebih tinggi karena kesalahan start dapat membuat pemanjatan diulang.
BACA JUGA:Rahasia Ketenangan Rahmat Erwin Abdullah Raih Emas Asian Games 2026: Itu Deg-degan!
BACA JUGA:Emas Perdana di Asian Games 2026! Bulu Tangkis Beregu Comeback, Pukul Tiongkok 3-2
Desak mengaku sempat tidak mengetahui bahwa dirinya menjadi pemenang setelah menyentuh finis. "Masih nge-blank. Saya tidak tahu siapa yang menang. Jadi saya manjat saja, sudah, manjat dengan ikhlas," katanya.
Begitu mengetahui dirinya kembali meraih emas sekaligus memecahkan rekor Asian Games, Desak tak kuasa menahan haru. "Masih tidak percaya ternyata bisa sampai seperti ini. Rasanya langsung ingin menangis. Bingung juga, tapi sangat bersyukur," imbuh Desak.
Keberhasilan di Nagoya sekaligus menjadi emas keempat bagi kontingen Indonesia pada Asian Games 2026. Indonesia telah meraih emas pada nomor bulu tangkis beregu putra dan ganda putra. Serta angkat besi 75 kg putra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: