Gubernur Khofifah Kirim Tim SAR dan Bantuan Rp985,8 Juta ke NTT

Gubernur Khofifah Kirim Tim SAR dan Bantuan Rp985,8 Juta ke NTT

Gubernur Khofifah bersama Sekdaprov Jatim Adhi Karyono meninjau logistik yang dikirim ke NTT-Humas Pemprov Jatim-

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengirim bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Bentuan tersebut dikirim setelah gempa bumi magnitudo 7,7. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mengerahkan tim SAR, tenaga kesehatan, hingga bantuan logistik.

Dia juga menyampaikan duka cita kepada para korban dan masyarakat terdampak. 

Menurutnyi, bencana di NTT merupakan duka bersama yang harus direspons dengan semangat gotong royong antardaerah. “Jawa Timur hadir untuk NTT,” ucapnyi. 

BACA JUGA:Prabowo Ajak Peserta Upacara HUT ke-81 RI Doakan Korban Bencana di Sumatera dan NTT


Pemprov Jatim mengirim personel Tim SAR dan tenaga kesehatan ke lokasi bencana -Humas Pemprov Jatim-

Gubernur perempuan pertama di Kawa Timur itu mengatakan, ketika ada saudara tertimpa musibah, sudah menjadi panggilan kemanusiaan untuk saling menguatkan dan membantu. 

Sebagai langkah awal, BPBD Jatim telah memberangkatkan tujuh personel advance. Mereka menuju wilayah terdampak pada Minggu, 16 Agustus 2026. 

Enam personel merupakan bagian dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Urban Search and Rescue (USAR). Tim tersebut akan bergabung dengan Basarnas serta unsur SAR lainnya.

Satu personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) juga diterjunkan untuk membantu pengumpulan, pengolahan, dan sinkronisasi data kebencanaan di lapangan.

BACA JUGA:Lion Grup Kirim 1 Ton Logistik Bantuan untuk Korban Bencana Gempa NTT

BACA JUGA:Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Penanganan Gempa NTT, Jajaran Menteri Turun Langsung

Tim advance sekaligus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat. Asesmen dilakukan untuk memetakan kondisi wilayah serta kebutuhan masyarakat yang harus segera mendapatkan bantuan.

“Enam personel kita memiliki spesifikasi pencarian dan pertolongan. Mereka akan bergabung dan berkoordinasi dengan Basarnas serta tim SAR yang sudah berada di lapangan,” kata Khofifah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: