Premier League Bikin Terobosan, Percakapan Pemain dan Wasit Kini Bisa Didengar

Premier League Bikin Terobosan, Percakapan Pemain dan Wasit Kini Bisa Didengar

Premier League izinkan audio percakapan wasit dan pemain didengar penonton lewat siaran ulang TV mulai musim 2026/2027.-Ian Walton-Reuters

Aturan tersebut kini dilonggarkan. Mulai musim ini, satu atau dua audio dari insiden yang melibatkan percakapan pemain dan wasit akan ditampilkan pada setiap putaran Premier League.

Rekaman tersebut tidak akan disiarkan secara langsung. Melainkan dimasukkan ke dalam tayangan ulang yang ditayangkan hampir secara real time.

Jumlah pertandingan yang menggunakan RefCam juga akan meningkat. Jika musim lalu teknologi tersebut digunakan dalam sekitar 20 pertandingan, jumlahnya musim ini diperkirakan bertambah menjadi sekitar 45 laga.

Premier League Dorong Perubahan Aturan IFAB


Demi transparansi siaran, Premier League lobi IFAB agar batasan siaran audio dan percakapan VAR bisa lebih dilonggarkan.--The Sun

Meski menjadi langkah baru bagi sepak bola Inggris, penggunaan audio tersebut masih memiliki batasan. Percakapan tidak dapat disiarkan secara live.

Sedangkan rekaman dari insiden yang melibatkan pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) juga tidak akan ditampilkan. Pembatasan itu berkaitan dengan Laws of the Game yang ditetapkan International Football Association Board (IFAB). 

Premier League dan badan perwasitan Pro Ref, yang sebelumnya dikenal sebagai PGMOL, disebut tengah melakukan lobi kepada IFAB agar aturan tersebut dapat dilonggarkan pada masa mendatang.

BACA JUGA:Aturan Baru Liga Inggris Hasilkan 32 Kartu Kuning dalam Dua Pekan, Arsenal Jadi Korban

BACA JUGA:2 Gol Chelsea dan Liverpool Dianulir VAR, Ini Penjelasan Tentang Offside dan Aturan Baru FIFA

Dorongan itu muncul karena sepak bola dinilai relatif tertinggal dibandingkan sejumlah olahraga lain dalam hal inovasi siaran. 

Kriket, rugby, hingga berbagai olahraga di Amerika Serikat telah lebih dulu menghadirkan wawancara saat pertandingan, akses ke ruang ganti, maupun komunikasi antara pemain dan ofisial.

Dengan perluasan RefCam dan penggunaan audio secara terbatas, Premier League mulai membuka pintu menuju pengalaman menonton yang lebih transparan. 

Penonton kini berkesempatan mendengar langsung sebagian komunikasi di lapangan, sekaligus mendapatkan perspektif yang lebih dekat terhadap proses pengambilan keputusan wasit. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: the guardian