AFC dan Qatar Ribut Gara-Gara Bos FIFA Gianni Infantino, Ada Apa?

AFC dan Qatar Ribut Gara-Gara Bos FIFA Gianni Infantino, Ada Apa?

Gianni Infantino sebut pengkritik Piala Dunia 2026 dipenuhi kebencian dan abaikan persatuan fans.-Carl Recine-Getty Images

HARIAN DISWAY - Sepak bola dunia kembali diguncang konflik di balik layar. Kali ini, perseteruan tidak terjadi di lapangan, melainkan di antara para petinggi organisasi sepak bola Asia.

Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi salah satu nama yang berada di pusat pusaran masalah tersebut.

Konflik melibatkan Asian Football Confederation (AFC) dan Qatar Football Association (QFA). Persoalan bermula setelah AFC bergabung dengan UEFA dan CONCACAF dalam sebuah surat terbuka yang mengkritik kepemimpinan Infantino serta menyerukan peninjauan terhadap tindakannya.

Namun, Qatar tidak tinggal diam. Presiden QFA, Hamad bin Khalifa Al-Thani, mempertanyakan keputusan AFC tersebut. Ia menilai AFC tidak seharusnya berbicara atas nama 47 asosiasi anggotanya tanpa terlebih dahulu melakukan konsultasi.

Keberatan Qatar kemudian mendapat respons tegas dari Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa.

BACA JUGA:Jabatan Gianni Infantino di FIFA Mulai Goyah, Efek Ancaman Boikot UEFA

BACA JUGA:FIFA Batalkan Rencana Jual Hak Komersial Piala Dunia, Posisi Gianni Infantino Terancam

Dalam surat yang ditinjau Reuters, Sheikh Salman menolak tudingan bahwa dirinya telah melampaui kewenangan. Ia menegaskan bahwa AFC memiliki tanggung jawab untuk mengambil tindakan ketika kepentingan sepak bola Asia menghadapi persoalan fundamental.

Bagi Sheikh Salman, AFC tidak bisa hanya diam. Ia bahkan menilai keberatan Qatar sebagai bentuk kritik yang "mendadak dan selektif". Menurutnya, Qatar sebelumnya tidak mempermasalahkan prosedur serupa ketika pernyataan AFC dianggap menguntungkan kepentingan mereka.

Di sinilah persoalan mulai melebar.

Sengketa yang awalnya terlihat seperti perbedaan prosedur berubah menjadi pertarungan mengenai arah sepak bola Asia. Sheikh Salman bahkan memperingatkan bahwa sikap Qatar dapat mengganggu persatuan sepak bola Asia dan melemahkan posisi AFC.

Qatar sendiri termasuk salah satu negara yang masih memberikan dukungan kepada Infantino.

BACA JUGA:PSSI Tetap Dukung Gianni Infantino Pimpin FIFA, Ada Peran Besar untuk Indonesia

BACA JUGA:FIFA Memanas, Eropa Tarik Dukungan untuk Gianni Infantino

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reuters