Bonek Terjun Langsung Bantu Korban Gempa NTT, Aksi Kemanusiaan dari BDRT 27!
Perwakilan BDRT 27 Arif Firmansyah bersama warga NTT terdampak Gempa, Rabu, 19 Agustus 2026.-BDRT untuk Harian Disway-
HARIAN DISWAY — Bonek menunjukkan sisi kemanusiaannya. Lewat Bonek Disaster Response Team 27 (BDRT 27) mereka turut membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gempa yang sempat menyentuh angka M7,7 Skala Ritcher yang berpotensi mendatangkan tsunami.
Ada tiga orang yang berangkat ke tempat terdampak gempa. Arif Firmansyah menjadi pemimpinnya.
Mereka terjun ke episentrum empat di kaki Gunung Ranakah, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai.
Menurutnya, ada dua desa yang sama sekali belum mendapat bantuan.
BACA JUGA:Pemprov Jatim Kirim Bantuan Seberat 64 Ton untuk Korban Gempa NTT, Khofifah Menyusul 23 Agustus
BACA JUGA:BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Korban Gempa NTT, Direksi Turun Langsung
Para pengungsi dari masing-masing rumah datang dengan berbondong-bondong ke posko karena rumah mereka sudah tak layak huni. Tingkat kerusakannya mencapai 95 persen.

Warga Kecamatan Wae Rii, NTT, saat terjadi gempa susulan, Rabu, 19 Agustus 2026.-BDRT 27 untuk Harian Disway-
Kini, Arif dan tim BDRT 27 sedang mengumpulkan data di Ruteng.
"Di sini dingin sekali. Untuk kebutuhan yang paling mendesak itu terpal," kata Bojes, sapaan akrab Arif, kepada Harian Disway, Kamis, 20 Agustus 2026.
Selain terpal, logistik juga menjadi kebutuhan warga setempat. Beras, sembako, perlengkapan bayi, susu, juga alat peraga sekolah adalah yang diperlukan masyarakat di sana.
Anak-anak di Ruteng juga diliburkan akibat gempa. Jadi, mereka perlu alat peraga sekolah untuk belajar di posko.
BACA JUGA:Gempa Susulan NTT Capai 3.752 Kali, BNPB Catat 75 Orang Meninggal dan 92.735 Orang Mengungsi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: