Datang ke GIIAS Surabaya, Pulang Bawa VinFast Tanpa Banyak Cemas

Datang ke GIIAS Surabaya, Pulang Bawa VinFast Tanpa Banyak Cemas

VinFast menghadirkan skema kepemilikan kendaraan listrik bertajuk "Sewa Jadi Cuan" bekerja sama dengan platform layanan armada ramah lingkungan Green SM. Program yang diperkenalkan di GIIAS 2026 ini menawarkan cara memiliki kendaraan listrik dengan modal --

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Membeli mobil listrik bukan lagi sekadar soal memilih model dan harga. Bagi calon pengguna, pertanyaan yang lebih panjang justru muncul setelah transaksi: di mana mengisi daya, bagaimana kondisi baterai dalam jangka panjang, berapa biaya perawatan, hingga apakah mobil masih memiliki nilai jual ketika hendak diganti.

Persoalan tersebut menjadi salah satu fokus yang coba dijawab VinFast dalam gelaran GIIAS Surabaya 2026, 26–30 Agustus mendatang.

Di GIIAS Surabaya, VinFast tak sekadar memajang kendaraan. Mereka menyiapkan booth yang dirancang untuk menggambarkan perjalanan kepemilikan mobil listrik secara lebih utuh. Mulai dari memilih kendaraan, pengisian daya, perawatan, hingga berbagai program yang diklaim dapat menekan biaya kepemilikan.

Pendekatan tersebut menjadi relevan di tengah pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan penjualan kendaraan terelektrifikasi mencapai lebih dari 117.000 unit pada semester pertama 2026, atau tumbuh 69,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan kendaraan plug-in hybrid (PHEV) bahkan meningkat lebih dari 400 persen secara tahunan.

Pertumbuhan itu menunjukkan kendaraan listrik mulai bergerak dari produk yang bersifat niche menuju salah satu pilihan baru bagi konsumen otomotif Indonesia.

Namun, pertumbuhan pasar juga berarti semakin banyak konsumen yang mulai menghitung aspek praktis sebelum berpindah dari kendaraan berbahan bakar fosil.

Di GIIAS Surabaya 2026, pengunjung dapat melihat sejumlah model VinFast, mulai VF 3, VF 6, VF 7, VF MPV 7, hingga Limo Green.

Beberapa model juga disiapkan untuk test drive. Pengunjung bisa merasakan langsung karakter kendaraan listrik yang berbeda dari mobil konvensional, seperti respons torsi instan, kabin yang lebih senyap, serta sejumlah fitur bantuan pengemudi.

Namun, pengalaman di booth VinFast tidak berhenti pada produk.

BACA JUGA:Dampak Pabrik VinFast Subang: Serap Tenaga Kerja Indonesia dan Bangun Ekosistem EV

VinFast juga membawa V-GREEN untuk memberikan gambaran mengenai ekosistem pengisian daya. Kehadiran infrastruktur pengisian menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan konsumen ketika mempertimbangkan kendaraan listrik.

Bagi pengguna yang sehari-hari beraktivitas di Surabaya dan sekitarnya, persoalannya bukan hanya apakah sebuah mobil bisa menempuh jarak tertentu, tetapi juga seberapa mudah mobil tersebut diisi kembali ketika dibutuhkan.

VinFast menyebut jaringan V-GREEN kini telah mencakup ribuan titik pengisian daya aktif di berbagai wilayah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: