GTA 6 Bocor, Xbox Beri Dukungan ke Rockstar dan Take-Two
Xbox berikan dukungan moral terhadap Rockstar Games dan Take-Two pasca bocornya gameplay GTA6 di internet. --Gamerant
HARIAN DISWAY - Xbox menyatakan dukungannya kepada Rockstar Games dan Take-Two dalam menghadapi gelombang terbaru kebocoran materi Grand Theft Auto 6 (GTA 6) yang beredar luas di internet.
Dukungan tersebut muncul setelah sejumlah video yang diduga menampilkan gameplay GTA 6 tersebar secara daring. Rekaman itu memperlihatkan berbagai aktivitas dalam game, mulai dari eksplorasi wilayah Leonida, mengendarai kendaraan, menerbangkan pesawat, hingga menggunakan senjata.
Salah satu video bahkan memperlihatkan karakter menembakkan kata “LEEK” ke sebuah dinding. Aksi tersebut diduga menjadi respons terhadap keraguan sejumlah pengguna internet mengenai keaslian rekaman yang beredar.
Hingga kini, Rockstar belum memberikan penjelasan resmi mengenai bagaimana materi tersebut bisa bocor. Namun, sejumlah video dilaporkan telah menjadi sasaran klaim hak cipta dan penghapusan dari berbagai platform.
BACA JUGA:Bocoran GTA 6 Tampilkan Jason Berenang dan Terlibat Perkelahian
BACA JUGA:Stop Killing Games Jauhkan Diri dari Manifesto Peretas GTA 6
Xbox Ikut Lindungi Karya Kreatif

Tangkapan layar GTA 6 Ultimate Edition.--sea.ign.com
CTO Xbox, Scott Van Vliet, mengatakan Microsoft tengah bekerja bersama Take-Two dan Rockstar untuk mendukung upaya perlindungan terhadap karya kreatif dan kekayaan intelektual.
Pernyataan tersebut membuat Microsoft menjadi salah satu perusahaan besar yang secara terbuka terlibat dalam situasi kebocoran GTA 6.
Dukungan Xbox juga memiliki arti penting karena GTA 6 dijadwalkan meluncur untuk PS5 dan Xbox Series X/S pada 19 November.
Dengan demikian, Xbox bukan hanya menjadi salah satu platform tujuan game tersebut, tetapi juga berpotensi memiliki informasi yang relevan dalam penyelidikan terhadap sumber kebocoran.
BACA JUGA:Tak Hanya Berkat GTA 6, 2026 Diprediksi Jadi Tahun Terbaik untuk Gamer
BACA JUGA:GTA 6 Siapkan Extended Look di Netflix dan YouTube pada 27 Agustus 2026
Take-Two Ajukan Permintaan Informasi
Pada 20 Agustus, Take-Two dilaporkan mengajukan DMCA subpoena untuk meminta informasi dari Microsoft dan Discord terkait dugaan pelanggaran hak cipta.
Permintaan tersebut bertujuan mengidentifikasi individu atau kelompok yang diduga bertanggung jawab atas penyebaran materi GTA 6.
Materi yang ingin dilindungi mencakup berbagai elemen, seperti rekaman audiovisual, gambar, karya seni, dialog, serta konten lain yang berkaitan dengan game tersebut.
Microsoft dan Discord dilaporkan memiliki batas waktu hingga 4 September untuk memberikan informasi yang diminta dalam proses tersebut.
BACA JUGA:Warhammer 40K: Dawn of War IV Mundur, Hadapi GTA 6 pada November
BACA JUGA:Komunitas GTA Galang Dana, Dukung Perawatan dan Pemulihan Jerry Fort Agar Bisa Main GTA 6
Bocoran Picu Perdebatan Kepemilikan Digital
Kasus ini juga kembali memunculkan perdebatan mengenai kepemilikan digital. Sebelumnya, muncul kontroversi terkait rencana distribusi GTA 6 dalam bentuk fisik yang disebut hanya berisi kode unduhan, bukan cakram yang dapat langsung dimainkan.
Kelompok atau individu yang menggunakan nama CyberLeek disebut berusaha menghubungkan kebocoran tersebut dengan kritik terhadap pre-order digital dan isu kepemilikan game.
Namun, organisasi Stop Killing Games telah menegaskan bahwa mereka tidak mendukung penggunaan cara ilegal untuk memperjuangkan isu preservasi game.
Dengan dukungan Xbox kepada Rockstar dan Take-Two, kasus kebocoran GTA 6 kini semakin menjadi perhatian industri. Sementara penyelidikan berlangsung, penggemar masih menantikan perilisan resmi Grand Theft Auto 6 yang dijadwalkan hadir pada November mendatang. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: