Spurs Dihajar Brentford 0-3, Roberto De Zerbi Semprot Mental Bertarung Pemain Tottenham!

Spurs Dihajar Brentford 0-3, Roberto De Zerbi Semprot Mental Bertarung Pemain Tottenham!

De Zerbi sebut Spurs kalah duel fisik dan belum memiliki cara bertarung yang tepat di lapangan.--Getty Images

Kondisi Tottenham semakin menjadi sorotan karena klub baru saja melakukan perombakan besar-besaran dengan menghabiskan sekitar £237 juta (sekitar Rp5,7 triliun)pada bursa transfer musim panas. 

De Zerbi langsung menurunkan empat pemain anyar sebagai starter, termasuk Sandro Tonali yang didatangkan dengan nilai sekitar £100 juta (sekitar Rp2,4 triliun).

Selain Tonali, Andy Robertson, Marcos Senesi, dan Jan Paul van Hecke juga tampil sejak awal. Banyaknya wajah baru membuat De Zerbi memahami bahwa timnya masih membutuhkan waktu untuk menemukan keseimbangan.

Meski kecewa dengan hasil di Brentford, sang pelatih menegaskan dirinya belum kehilangan kepercayaan kepada para pemain. Ia meminta tim melakukan evaluasi dan memperbaiki kondisi fisik maupun organisasi permainan.


Walau fisik pemain belum optimal usai belanja besar, De Zerbi yakin Spurs bisa bangkit di laga berikutnya.--Getty Images

"Ini adalah bagian dari perjalanan kami. Dengan banyak pemain baru, kami tahu kami membutuhkan jiwa dan gaya bermain untuk menjadi sebuah tim," ujar De Zerbi.

De Zerbi juga mengingatkan bahwa kondisi fisik para pemain belum sepenuhnya sama karena sebagian dari mereka memulai persiapan pramusim lebih lambat. Namun, ia tidak menjadikan hal tersebut sebagai alasan atas kekalahan telak tersebut.

"Saya mengharapkan hasil yang lebih baik. Saya tidak menyangka hasil seperti ini, tetapi saya tahu masalah yang akan kami hadapi hari ini," tuturnya.

BACA JUGA:Micky Van De Ven Perpanjang Kontrak di Tottenham, Komitmen hingga 2031

BACA JUGA:Sandro Tonali Merapat ke Totteham, Nilai Transfer Tembus Rp2 Triliun

Tottenham kini harus segera bangkit. Mereka akan menjamu Charlton Athletic di EFL Cup pada Kamis (27/8) sebelum menghadapi Newcastle United di Premier League pada 29 Agustus.

Dua pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi De Zerbi untuk menunjukkan bahwa kekalahan dari Brentford hanyalah awal buruk, bukan gambaran perjalanan Spurs sepanjang musim. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber