Wamenperin Buka Pameran GIIAS 2026 Surabaya
Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia Faisol Riza (kiri) bersama Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika saat mengunjungi salah satu stand di GIIAS 2026 Surabaya, Rabu 26 Agustus 2026-Edi Susilo Disway -
SURABAYA, HARIAN DISWAY-Pameran otomotif berskala internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026, resmi dibuka di Grand City Convex, Rabu 26 Agustus 2026.
GIIAS Surabaya 2026 dibuka langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia Faisol Riza, Penjabat (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Iwan, serta Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika, bersama para pemangku kepentingan industri otomotif nasional.
Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat dan Pemprov Jawa Timur atas dukungan berkelanjutan terhadap sektor otomotif. Ia menyebutkan bahwa Surabaya konsisten menjadi destinasi penting GIIAS selama satu dekade terakhir. "Jawa Timur memiliki peran krusial bagi penjualan kendaraan nasional. Berdasarkan data per April 2026, Jatim konsisten berada di posisi ketiga nasional dengan menyumbang 9,1 persen dari total penjualan nasional," ujar Putu.
Data Badan Pusat Statistik per 23 Februari 2026 juga mencatat Jawa Timur sebagai daerah dengan populasi mobil penumpang terbanyak di Indonesia. Yang mencapai 5,58 juta unit. ”Potensi besar itu yang ini GAIKINDO bidik melalui penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2026 ini,” katanya.
BACA JUGA:GIIAS Surabaya 2026 Dibuka Besok, Ini Harga Tiket dan Panduan Test Drive!
Putu menjabarkan, tahun ini panitia memperluas area pameran dengan menambah satu hall baru di Grand City Convex. Sehingga total area mencapai 15.000 meter persegi.
GIIAS Surabaya 2026 juga melibatkan 37 merek kendaraan bermotor. Terdiri atas kendaraan penumpang, komersial, hingga sepeda motorserta didukung oleh 25 merek dari industri pendukung. ”GIIAS 2026 Surabaya, juga kehadiran 14 merek baru,” paparnya.
Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza mengungkapkan optimismenya terhadap kebangkitan industri otomotif nasional. Ia menyebut GIIAS sebagai pameran otomotif terbesar kedua di dunia setelah China.
Secara wholesales, kata Faisol, periode Januari–Juli 2026 penjualan mobil sudah mencapai 517.000 unit atau tumbuh 18,3 persen dibandingkan tahun lalu. Penjualan ritel juga naik 12,3 persen menjadi 511.000 unit.
Dengan tren positif tersebut, Kemenperin optimis target penjualan domestik tahun ini dapat melampaui 850.000 unit. ”Bahkan bisa mendekati angka psikologis satu juta unit seperti pada masa kejayaan industri otomotif sebelumnya,” paparnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: