Marquez Bidik Rekor 89 Kemenangan Valentino Rossi

Marquez Bidik Rekor 89 Kemenangan Valentino Rossi

Marc Marquez, saat menangi Grand Prix Aragon 2026--Twitter Michelin Motorsport @Michelin_Sport

HARIAN DISWAY - Di tengah pusaran sejarah dan revolusi teknis kejuaraan dunia Grand Prix, Marc Marquez kini berdiri persis di ambang pencapaian teragung sepanjang masa: meruntuhkan takhta 89 kemenangan milik sang rival abadi, Valentino Rossi.

Sejak 1949, kelas premier kejuaraan GP500/MotoGP selalu menyajikan pertarungan sengit para pembalap terbaik dunia di setiap musimnya. Catatan statistik para pemenang Grand Prix di kelas utama pun terekam dengan rapi.

​Jika fokus pada analisis kelas premier (500cc dan MotoGP), legenda hidup asal Italia, Valentino Rossi, masih memegang rekor kemenangan terbanyak sepanjang masa. Pembalap berjuluk The Doctor ini telah mengoleksi total 89 kemenangan di kelas para raja.

​Perjalanan kemenangan Rossi membentang dalam rentang waktu yang sangat panjang, dimulai dari seri GP Donington Park tahun 2000 (bersama Honda NSR500) hingga podium tertinggi terakhirnya di Assen, Belanda, pada musim 2017.

​Namun, ancaman nyata kini datang dari The Ant of Cervera, Marc Marquez, yang membayang-bayangi di posisi kedua.

BACA JUGA:Berkat Aero Radikal Aprilia, Marco Bezzecchi Pecahkan Rekor Laptime di GP Aragon

BACA JUGA:Luluh di Aragon, Jack Miller Sanjung Progres Handling Yamaha YZR-M1

Marc Marquez merupakan sosok yang terus mendobrak rekor lama di MotoGP. Pembalap berjuluk Si Semut dari Cervera ini mencatatkan tren impresif sejak debutnya pada 2013. Hingga saat ini, Marquez telah mengumpulkan 77 kemenangan di kelas premier, hanya terpaut 12 kemenangan dari Rossi.

​Menariknya, Marc Marquez mengantongi kontrak dua tahun bersama tim pabrikan Ducati untuk musim 2027–2028. Dengan performa dan daya saing yang masih berada di level tertinggi, bukan tidak mungkin rekor 89 kemenangan milik Rossi bakal disamai atau bahkan dilewati oleh pembalap bernomor #93 ini.

​Di peringkat ketiga, ada legenda era klasik, Giacomo Agostini, dengan torehan 68 kemenangan di kelas 500cc. Secara keseluruhan (termasuk kelas 350cc), Agostini memang memegang rekor terbanyak sepanjang sejarah Grand Prix dengan 122 kemenangan. Namun khusus di kelas utama, posisinya berada di bawah Rossi dan Marquez.

Melengkapi jajaran lima besar, ada legenda Honda era 90-an, Mick Doohan, di peringkat keempat dengan 54 kemenangan yang diraih saat mendominasi era 2-tak. Sementara posisi kelima diisi oleh juara dunia asal Spanyol, Jorge Lorenzo, yang mengantongi 47 kemenangan sepanjang kariirnya.


Valentino Rossi, saat menangi Grand Prix Aragon 2015.--Twitter 4644 File @ 4644s

10 Pemegang Kemenangan Terbanyak Kelas Utama (500cc/MotoGP)

  • ​Valentino Rossi: 89 kemenangan (Terakhir: Assen 2017)
  • ​Marc Marquez: 77 kemenangan (Masih aktif)
  • ​Giacomo Agostini: 68 kemenangan (Terakhir: Nürburgring 1976)
  • ​Mick Doohan: 54 kemenangan (Terakhir: Argentina 1998)
  • ​Jorge Lorenzo: 47 kemenangan (Terakhir: Austria 2018)
  • ​Casey Stoner: 38 kemenangan (Terakhir: Phillip Island 2012)
  • ​Mike Hailwood: 37 kemenangan (Terakhir: Kanada 1967)
  • ​Dani Pedrosa & Eddie Lawson: 31 kemenangan
  • ​Francesco Bagnaia: 31 kemenangan (Masih aktif)

Peta statistik di atas membuktikan betapa ketatnya persaingan di era MotoGP modern. Pembalap seperti Francesco "Pecco" Bagnaia, yang kini menembus 31 kemenangan, terus merangkak naik dan mengikis jarak dari nama-nama legendaris seperti Kevin Schwantz (25 kemenangan) serta Wayne Rainey (24 kemenangan).

BACA JUGA:Hasil MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Sabet Kemenangan Mutlak

BACA JUGA:Quiles Menang Moto3 Aragon 2026, Veda Ega Pratama Finis P20

​Persaingan ini diprediksi kian sengit saat regulasi baru bergulir pada 2027, yang ditandai dengan beralihnya mesin ke 850cc, pembatasan aerodinamika, penghapusan beberapa perangkat elektronik, dan penggunaan ban Pirelli.

Peta kekuatan antarpabrikan diperkirakan kembali seimbang. Meski Ducati masih menjadi tolak ukur, Aprilia, KTM, Honda, dan Yamaha memiliki potensi besar untuk memberi kejutan di grid era baru.

​Pertanyaan besarnya: dengan sisa masa karirnya, sanggupkah Marc Marquez melewati rekor 89 kemenangan Valentino Rossi di kelas utama?(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: