5 Bandara Ini Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau
Lima bandara di wilayah Jabodetabek dan Lampung, termasuk Soekarno-Hatta dan Halim, ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.-Dok. Istimewa-
Dampak erupsi juga merembet ke operasi modifikasi cuaca. Rencana pelaksanaan hujan buatan harus disesuaikan karena salah satu titik operasi berada di Halim Perdanakusuma.
Faisal mengatakan telah berkoordinasi dengan Kepala BNPB mengenai perubahan lokasi tersebut. Salah satu alternatif yang dipertimbangkan adalah Bandara Husein Sastranegara.
BACA JUGA:Bandara Soekarno-Hatta Tutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 160 Rute Domestik Lumpuh
"Untuk operasi modifikasi cuaca tadi saya koordinasi dengan Pak Kepala BNPB, nanti mungkin kita geser pelaksanaannya apakah dari Halim atau dari Husein Sastranegara," kata Faisal.
Menurut Faisal, operasi modifikasi cuaca tetap akan dilanjutkan. Hanya saja, lokasi pelaksanaannya akan menggunakan bandara yang tidak terdampak sebaran abu vulkanik.
Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan
Calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan Minggu siang diminta tidak langsung berangkat ke bandara sebelum memastikan status penerbangannya.
Informasi mengenai pembatalan, penundaan, maupun perubahan jadwal harus dikonfirmasi melalui maskapai masing-masing. Penumpang dapat mengecek aplikasi resmi atau menghubungi call center maskapai.
Penutupan Soekarno-Hatta dan Halim secara bersamaan berpotensi memengaruhi pergerakan penumpang di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Sementara itu, penutupan Pondok Cabe dan Budiarto juga berdampak terhadap aktivitas penerbangan nonkomersial, termasuk penerbangan latih dan perintis.
Di Lampung, penutupan Radin Inten II membuat penumpang dengan tujuan wilayah Sumatera bagian selatan perlu mengantisipasi kemungkinan perubahan rute maupun jadwal perjalanan.
Abu vulkanik memiliki risiko serius terhadap keselamatan penerbangan karena dapat mengganggu mesin pesawat. Karena itu, keputusan penutupan bandara tetap dilakukan meskipun kondisi cuaca di permukaan terlihat cerah.
BACA JUGA:Erupsi Anak Gunung Krakatau Ganggu Operasional Bandara Juanda, 16 Penerbangan Batal dan Delay
Waktu pembukaan kembali juga belum menjadi kepastian. Jadwal 13.30 maupun 14.00 WIB dapat berubah apabila hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi belum aman.
Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG, Kementerian Perhubungan, serta pengelola bandara.
Bagi penumpang yang sudah berada di terminal, arahan petugas harus diikuti. Jangan memaksakan proses check-in atau keberangkatan sebelum slot penerbangan dinyatakan dibuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disway