Unesa Perkuat Potensi Wisata dan UMKM Desa Made Jombang lewat PPK Ormawa
Unesa mendorong pemuda dan UMKM Desa Made Jombang mengembangkan wisata Sendang Made melalui pemasaran digital, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian budaya.-Dok. Unesa-
Pemberdayaan kemudian menyasar pelaku usaha melalui program Niaga Made yang digelar 31 Agustus 2026.
Pelaku UMKM mendapat pembekalan mengenai kewirausahaan, branding produk, hingga praktik re-branding. Tujuannya agar produk lokal Desa Made memiliki identitas yang lebih kuat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
BACA JUGA:Unesa Raih Top 3 Media Relations Awards 2026 Berkat Strategi Komunikasi Publik Berbasis Dampak
BACA JUGA:Dosen Unesa Latih Guru SMKN 10 Surabaya Optimalkan AI untuk Pembelajaran dan Penilaian
Siska, pelaku UMKM keripik gadung Desa Made, mengaku mendapat perspektif baru mengenai pemasaran digital setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi lebih termotivasi untuk membuka dan memperluas pasar secara online, salah satunya melalui e-commerce,” katanya.
Sejarah Sendang Made Dikenalkan Sejak SD
Program PPK Ormawa BEM FISIPOL Unesa juga menyentuh generasi paling muda melalui Pusaka Made.
Kegiatan yang digelar 23 Juli 2026 itu mengajak siswa SDN Made 1 belajar langsung mengenai sejarah dan nilai budaya Sendang Made. Pembelajaran dilakukan di kawasan sendang dengan mengenalkan sejarah, nama-nama sendang, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Pengurus Sendang Made Badri menilai pengenalan sejarah sejak usia dini penting agar anak-anak memahami warisan budaya di sekitar tempat tinggal mereka.
BACA JUGA:Dosen Unesa Latih Guru SMKN 10 Surabaya Optimalkan AI untuk Pembelajaran dan Penilaian
BACA JUGA:Satgas PPK Unesa Dalami Dugaan Objektifikasi Seksual, Korban Bertambah Jadi Lebih dari 20 Orang
Dengan mengenal sejarah sejak sekolah dasar, generasi muda diharapkan tumbuh dengan kepedulian terhadap keberadaan Sendang Made.
Rangkaian program tersebut menjadi upaya PPK Ormawa BEM FISIPOL Unesa untuk menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pengembangan wisata Desa Made.
Pemuda diarahkan menjadi penggerak promosi wisata, pelaku UMKM diperkuat agar mampu masuk ke pasar digital, sementara anak-anak dikenalkan sejak dini dengan sejarah dan budaya desanya.
Konsep itu diharapkan menjadi pijakan bagi pengembangan Sendang Made sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang tidak hanya mengandalkan potensi alam, tetapi juga kekuatan budaya dan ekonomi warga. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: