Koridor III Trans Jatim Malang Segera Hadir, Hubungkan Arjosari hingga Batu
Kedatangan Bus Trans Jatim di Koridor Patas Ac, Terminal Purabaya Sidoarjo pada Selasa 16 April 2024.- M Azizi Yofiansyah-
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Layanan Trans Jatim di Malang Raya bakal semakin luas. Setelah Koridor II dengan rute Arjosari–Talangagung ditargetkan beroperasi Oktober 2026, Pemprov Jawa Timur mulai menyiapkan Koridor III yang akan menghubungkan Terminal Arjosari hingga Kota Batu.
Koridor III dirancang melintasi sejumlah kawasan penting di Malang. Rutenya dimulai dari Terminal Arjosari, kemudian menuju Karanglo, Ngijo, Karangrejo, hingga berakhir di Terminal Batu.
Rute tersebut sekaligus disiapkan untuk terhubung dengan Koridor I Trans Jatim di Terminal Batu. Integrasi ini diharapkan membuat perjalanan masyarakat di wilayah Malang Raya semakin mudah tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
BACA JUGA:Diskon HUT RI ke-81, Tarif Trans Jatim Jadi Rp81 Pakai QRIS, Berlaku Sampai 17 Agustus 2026
BACA JUGA:Trans Jatim Koridor II Malang Raya Meluncur Oktober, Dishub Godok 2 Skenario Rute
Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono mengatakan pengembangan jaringan Trans Jatim di Malang Raya dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarkawasan. Terlebih, Koridor I yang telah beroperasi sejak November 2025 mendapat respons tinggi dari masyarakat.
Tingkat okupansi Koridor I bahkan secara konsisten berada di atas 100 persen setiap hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemprov Jatim untuk menambah koridor baru.
Selain memperluas jaringan perjalanan, kehadiran Koridor III juga berkaitan dengan upaya menghidupkan kembali sejumlah terminal milik Pemprov Jatim. Di antaranya Terminal Hamid Rusdi, Terminal Batu, dan Terminal Anjasmoro.
BACA JUGA:Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya Ditolak Sopir Angkot, Dishub Siapkan Skema Alih Profesi
BACA JUGA:Trans Jatim Rute Pasuruan: Dishub Masih Cari Solusi Agar Tidak Mematikan Angkutan Konvensional
Namun, pelaksanaan Koridor III tetap bergantung pada kemampuan fiskal daerah. Jika kondisi anggaran memungkinkan, koridor yang menghubungkan Arjosari dan Batu tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Pemprov Jatim juga menyiapkan sistem transportasi pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan yang tidak dapat dilalui bus berukuran besar. Malang dan Surabaya saat ini dinilai menjadi wilayah yang paling siap menerapkan skema tersebut.
Di Malang, layanan feeder juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan transportasi pelajar. Pemerintah provinsi tengah menyusun Raperda Angkutan Publik Terintegrasi yang nantinya mendorong pemerintah kabupaten dan kota menyediakan layanan feeder.
BACA JUGA:Realisasi Trans Jatim Koridor Pasuruan Tunggu Kekuatan Fiskal 2027
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: